Sebagai palang pintu utama Persija, Tony tahu tugasnya amat berat. Apalagi menurutnya yang harus diwaspadai dari Arema bukan hanya satu atau dua pemain, namun seluruh pemain di tim tersebut dianggap Tony sangat berbahaya.
Akan tetapi, karena Persija sudah berlatih untuk menghadapi serangan Arema di sesi latihan. Tony merasa sedikit percaya diri dan sudah tahu apa yang harus dilakukannya nanti saat pertandingan berlangsung.
“Sebagai pemain mungkin bukan hanya penyerang Arema saja yang harus diwaspadai, karena ini kan sebuah tim jadi semua. Tapi (cara) mengantisipasinya itu kami kemarin sudah melatih hal-hal (untuk meredam) penyerang Arema,” pungkasnya.
(Rivan Nasri Rachman)