"Semua salah dan ini menjadi introspeksi untuk semuanya. Terutama untuk semua suporter di Indonesia, jangan sampai Liga 1 harus dihentikan," imbuhnya.
Sementara itu, penyerang Arema FC Sylvano Comvalius mengaku sangat sedih dengan kerusuhan yang terjadi di stadion. Kondisi tersebut diakuinya cukup mempengaruhi permainan di lapangan.
"Suporter datang ke stadion tentu untuk memberikan dukungan ke tim. Mereka seharusnya beradu kreatifitas dalam nyanyian dan chants buka dengan lemparan batu atau lainya. Tentu saja hal ini sangat mempengaruhi permainan di lapangan karena laga harus terhenti. Kejadian ini tidak bagus dan semoga saja di laga berikutnya atmosfer di stadion lebih baik," pungkasnya.
(Bagas Abdiel)