Karena itu, Solskjaer pun siap membantu Rashford menjadi penyerang dengan kemampuan terbaik. Untuk dapat merealisasikan hal tersebut, ia merasa ada beberapa hal yang wajib diperbaiki dari penampilan sang pemain, khususnya gerakan dan cara penyelesaian di dalam kotak penalti. Menurutnya, Rashford masih memiliki banyak keraguan kala beraksi di dalam kotak penalti sehingga penyelesaian yang kurang baik ditunjukkannya. Tetapi, seiring berjalannya waktu, ia percaya bisa membuat pemain berusia 21 tahun itu mengatasi masalah tersebut.
"Saya pikir Marcus (Rashford) memiliki motivasi sendiri untuk menjadi pemain terbaik. Dia menunjukkan penampilan jauh lebih baik daripada yang saya berikan dalam hal atribut fisik, kecepatan, kekuatan, dan menendang bola dari luar kotak,” ujar Solskjaer, sebagaimana dikutip dari Sportsmole, Minggu (30/12/2018).
"Tapi mungkin, saya bisa memberinya sedikit dari pandangan yang saya miliki. Saya sedang berbicara tentang gerakan kecil yang dia lakukan untuk membebaskan diri dari kejaran lawan serta sedikit ketenangan di depan gawang. Saya melihatnya berlari beberapa kali. Dia berpikir, 'Saya harus melepaskan tembakan lebih awal,' ketika kadang-kadang Anda hanya perlu melewati kiper. Saya selalu mengatakan bahwa gol tidak pernah bergerak. Jadi, saya benar-benar menantikan untuk bekerja dengannya,” tukasnya.
(Djanti Virantika)