Spalletti pun menyadari para pemainnya mengalami gugup yang membuat mereka tidak mampu meraih kemenangan. Tingginya tekanan yang dimiliki anak didiknya untuk menang, justru menjadi bumerang.
“Kami gugup, kami tidak bisa bermain dengan tenang yang saat ini kami butuhkan, sehingga itu menciptakan kebingungan pada sisi permainan taktis. Kami perlu lebih banyak keseimbangan, tetapi kami justru menciptakan banyak kebingungan,” ungkap Spalletti, mengutip dari laman resmi UEFA, Rabu (12/12/2018).
Ketika Icardi membuat laga menjadi imbang 1-1 kontra PSV, Inter sejatinya memiliki harapan untuk lolos. Pasalnya saat itu peluang mereka untuk lolos terbuka karena rival utamanya Tottenham tengah tertinggal 0-1 dari Barcelona. Namun harapan mereka menjadi buyar kala Tottenham ternyata mampu membuat laga imbang kontra Barcelona pada menit 85 lewat gol Lucas Moura.
(Bagas Abdiel)