SATU dekade sudah Manchester City dikuasai oleh Abu Dhabi United Group. Sejak diambil alih pada 2008, puluhan pemain sudah didatangkan dengan kucuran dana melimpah dari sang pemilik, Syeikh Mansour bin Zayed al Nahyan.
Gelontoran dana hingga miliaran Euro pun berbuah prestasi untuk The Citizens. Si Biru Manchester tampil sebagai juara Liga Inggris sebanyak tiga kali (2012, 2014, dan 2017). Dalam waktu singkat, klub yang dijuluki sebagai Si Tetangga Berisik oleh Sir Alex Ferguson itu mencuat sebagai tim besar.
Dana tidak kurang dari 1,5 miliar Euro (setara Rp26 triliun) sudah dihabiskan untuk memboyong pemain-pemain terbaik ke Stadion Etihad. Nama besar pertama yang didatangkan adalah Robinho pada bursa transfer musim panas 2008.
(Baca juga: Guardiola Batasi Pemakaian Ponsel di Tempat Latihan Man City)
Berikut lima pemain terbaik yang didatangkan Manchester City sejak dikuasai Abu Dhabi United Group, dilansir dari Sportskeeda, Kamis (6/9/2018).
5. Vincent Kompany
Bek asal Belgia ini datang 10 hari sebelum proses pengambilalihan kelar. Kompany diangkut dengan harga cukup murah, yakni 6 juta poundsterling (setara Rp115 miliar) dari Ajax Amsterdam. Meski begitu, ia mampu menjadi salah satu sosok sentral di lini pertahanan Manchester City.
Perannya yang paling menonjol adalah saat mencetak gol penentu dalam Derby Manchester di Liga Inggris 2011-2012 yang membawa City selangkah menuju trofi juara. Walau waktunya lebih banyak dihabiskan untuk perawatan cedera, Kompany mampu membawa Man City tiga kali juara Liga Inggris.
4. Fernandinho
Gelandang bertahan ini didatangkan dengan nilai 30 juta poundsterling (setara Rp578 miliar) dari Shakhtar Donetsk pada 2013. Walau sempat kesulitan beradaptasi dengan Liga Inggris, Fernandinho menjelma menjadi salah satu tokoh kunci di lini tengah.
(Foto: Carl Recine/Reuters)
Pemain berusia 28 tahun itu dikenal dengan kemampuan menempatkan diri pada posisi yang tepat serta tekel mematikan saat mencegat serangan lawan. Karena itu, posisinya tidak tergantikan di skuad, baik saat diasuh oleh Manuel Pellegrini maupun Pep Guardiola.
3. Yaya Toure
Adik dari Kolo Toure ini didatangkan dengan banderol 25 juta poundsterling (setara Rp482 miliar) dari Barcelona pada 2010. Posisinya saat itu tersingkir dengan kehadiran Sergio Busquets yang lebih dipilih oleh Pep Guardiola.
Yaya Toure akhirnya menjadi dinamo penggerak di lini tengah City hingga musim lalu di mana perannya kembali terpinggirkan dengan kehadiran Guardiola. Salah satu musim terbaiknya terjadi pada Liga Inggris 2013-2014 di mana dirinya menjadi top skor klub dengan 20 gol yang berujung gelar juara.
2. David Silva
Pemain berjuluk El Mago itu didatangkan pada 2010 dari Valencia dengan harga 25 juta Euro (setara Rp482 miliar). Sentuhan magisnya dengan sekejap mampu mengubah lini tengah Man City sehingga aliran bola lebih bervariasi dan kreatif.
Perannya sangat vital di bawah asuhan Roberto Mancini dan Manuel Pellegrini. Akan tetapi, permainannya justru mencapai puncak saat ditangani Pep Guardiola musim lalu. Untuk pertama kali sepanjang karier sepakbolanya, David Silva mampu menembus batas dua digit untuk gol dan assist di Liga Inggris 2017-2018.
1. Sergio Aguero
Tidak ada rekrutan terbaik Man City selain Sergio Aguero. Didatangkan dari Atletico Madrid pada 2011, pria berpaspor Argentina itu menjelma sebagai mesin gol The Citizens. Ia mampu konsisten mencetak minimal 20 gol setiap musim selama berkostum biru.
Aguero lah pencetak gol penentu di masa injury time pada 2012 yang memberikan trofi Liga Inggris pertama Man City di bawah kepemilikan Abu Dhabi United Group. Menantu Diego Armando Maradona itu total mencetak 201 gol dari 297 penampilan dan langsung menjadi top skor sepanjang masa City. Tentu saja, angka itu masih akan terus bertambah.
(Fetra Hariandja)