Marchisio Puji Loyalitas Buffon pada Juventus

Andika Pratama, Jurnalis
Sabtu 19 Mei 2018 16:35 WIB
Gianluigi Buffon (Foto: AFP)
Share :

TURIN – Pengumuman besar telah dilakukan kapten Juventus, Gianluigi Buffon, yang akan mengakhiri 17 tahun kariernya bersama Juventus pada pertandingan kontra Hellas Verona di Allianz Stadium, Sabtu (19/5/2018). Menilik pada karier panjang Buffon bersama Juventus, Claudio Marchisio pun memuji loyalitas panutannya itu.

Marchisio yang termasuk salah satu pemain senior di ruang ganti baju La Vecchia Signora –julukan Juventus– menilai Buffon telah memberikan segalanya kepada Juventus. Sepanjang 17 tahun berseragam Juventus, Buffon telah banyak mengalami momen indah atau pun pahit.

Momen Indah tentu saja saat mampu mengangkat beragam Trofi bersama Juventus, termasuk sembilan trofi Liga Italia. Sementara itu, momen pahit ialah saat Juventus harus terdegradasi ke Serie B akibat skandal pengaturan skor di Liga Italia 2005-2006.

BACA JUGA: Parma Pastikan Diri Tampil Kembali di Liga Italia 2018-2019

Pada saat masa kelam itu, Buffon tetap berseragam hitam putih khas Juventus demi membawa kembali La Vecchia Signora kembali ke kasta tertinggi Liga Italia. Buffon pun mampu melakukannya dan membawa kembali Juventus promosi dan berlaga di Liga Italia 2007-2008.

Atas loyalitas itu, Marchisio menyanjung dan menghormati Buffon sebagai panutan dalam dunia sepakbola. Pemain berusia 32 tahun itu pun mengaku banyak belajar dari perjalanan karier Buffon selama berseragam Bianconeri –julukan lain Juventus.

“Dari awal Anda (Buffon), Alex (Del Piero), Pavel (Nedved), Mauro (Camoranesi) dan David (Trezeguet) member contoh dan mengajari saya apa arti mengenakan seragam Bianconeri. Dengan Anda turun ke neraka (Serie B) dan dengan kegigihan tidak pernah menyerah membawa Juventus kembali ke Firdaus (Liga Italia),” ungkap Marchisio, seperti yang diwartakan Football Italia, Sabtu (19/5/2018).

Kehadiran sosok Buffon di depan gawang Juventus selalu menghadirkan ketenangan bagi lini belakang Juventus. Akan tetapi, pada Liga Italia musim depan segalanya akan berbeda karena sosok tangguh itu telah memutuskan untuk berganti seragam. Satu-satunya cara untuk membalas segala yang telah diberikan Buffon ialah dengan menghadirkan kemenangan pada laga terakhirnya di Allianz Stadium malam nanti.

Laga melawan Verona sesungguhnya juga merupakan partai penutup kampanye Juventus di Liga Italia 2017-2018, setelah mampu meraih trofi Liga Italia tujuh kali secara berturut-turut. Dengan begitu kemenangan malam nanti akan menjadi pesta perayaan gelar juara Liga Italia musim ini dan juga kado perpisahan bagi Buffon.

(Fetra Hariandja)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya