nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anulir Gol Muntari vs Juventus Jadi Kesalahan Terbesar Tagliavento

Ramdani Bur, Jurnalis · Kamis 31 Mei 2018 12:55 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 05 31 47 1904920 anulir-gol-muntari-vs-juventus-jadi-kesalahan-terbesar-tagliavento-Kf5PtIMmqI.jpg Momen usai gol Muntari dianulir. (Foto: Youtube)

MILAN – Wasit asal Italia, Paolo Tagliavento, mengungkapkan kesalahan terbesarnya selama 15 tahun menjadi pengadil sepakbola. Eks wasit berusia 45 tahun itu menyebut, menganulir gol Sulley Ali Muntari saat AC Milan menghadapi Juventus di pekan 25 Liga Italia 2011-2012 jadi kesalahan terbesarnya selama bertugas sebagai pengadil.

Keputusan Tagliavento saat itu memang menjadi kontroversi. Sebab jika gol Muntari disahkan, Milan berpotensi besar menjadi kampiun Liga Italia 2011-2012, bukan Juventus. Sebelum pertandingan Milan vs Juventus yang berlangsung di Stadion San Siro digelar, Milan duduk di puncak klasemen dengan koleksi 50 poin. Kemudian, membuntuti Juventus di posisi dua dengan 49 angka.

Milan yang ingin menjauhkan jarak dari Juventus, tampil menggebrak sejak awal. Pertandingan baru berjalan 14 menit, Milan sudah unggul 1-0 lewat aksi Antonio Nocerino. Bahkan, Milan berpotensi menggandakan keunggulan pada menit 25.

Muntari vs Juventus

Saat itu, fullback kiri Milan Urby Emanuelson melepaskan umpan silang setelah menerima umpan sepak pojok dari Robinho. Bola umpan Emanuelson disundul oleh Philippe Mexes. Akan tetapi, bola dapat ditepis kiper Juventus, Gianluigi Buffon.

Kemudian, bola hasil tepisan Buffon disundul oleh Muntari. Sebenarnya bola kembali ditepis Buffon. Akan tetapi dalam tayangan ulang terlihat, si kulit bulat sudah lebih dulu melewati garis gawang. Alih-alih mensahkan gol tersebut, Tagliavento justru melanjutkan pertandingan.

Rossoneri –julukan Milan– pun benar-benar ketiban sial di laga tersebut. Sebab pada menit 83, Juventus justru menyamakan kedudukan lewat penyerang yang baru masuk, Alessandro Matri. Skor akhir sama kuat 1-1.

Atas hasil tersebut, Milan duduk di puncak klasemen dengan koleksi 51 angka, unggul satu poin dari Juventus di posisi dua. Andai saja memenangi laga, Milan akan unggul empat angka dari Juventus dan berpeluang besar meraih trofi Liga Italia yang kedua beruntun.

Jika saja Milan menjadi kampiun musim itu, pemain-pemain bintang mereka seperti Zlatan Ibrahimovic dan Thiago Silva mungkin takkan angkat kaki dari Stadion San Siro pada akhir musim.

Pada akhirnya Juventus yang menjadi jawara Liga Italia 2011-2012. Setelah melewati 38 pertandingan, mereka mengoleksi 84 angka, unggul empat poin dari Milan di posisi dua.

Tagliavento

(Tagliavento umumkan pensiun. AFP)

“Menganulir gol Muntari saat menghadapi Juventus jadi kesalahan terbesar saya. Jika kejadian itu terjadi saat ini, saya memiliki kesempatan untuk menghindarinya (berkat bantuan VAR),” kata Tagliavento mengutip dari Calciomercato, Kamis (31/5/2018).

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini