Ibra rela jika harus bermain di belakang Lukaku. Seperti diketahui, Mourinho memang selalu memakai pola 4-2-3-1 sebagai andalannya, dengan memakai satu penyerang saja sebagai ujung tombak. Ya, formasi 4-4-2 dengan dua striker sekaligus di depan memang bukan gaya manajer asal Portugal tersebut.
“Bagi saya, pemain No.10 adalah sang bintang. Dia adalah pemain yang membuat perbedaan, membuat gol, mendistribusikan bola, mendapat perhatian, memenangkan pertandingan, dan menjadi pemimpin. Dan saya melihat diri saya pada posisi tersebut,” ucap Ibra dengan nada percaya diri tinggi khasnya, seperti dilansir Goal Intl.
Musim lalu, Ibra menjelma menjadi mesin gol Man United meski telah gaek. Ia total mencetak 28 gol untuk Setan Merah dari 46 penampilan di semua kompetisi.
(Rully Fauzi)