MAKASSAR - Usai laga kontra PSM Makassar vs Persija pada lanjutan pekan ketiga Liga 1 2017, masing-masing pelatih melempar kritikan ke sang pengadil pertandingan, Thoriq Alkatiri
Mereka sama-sama mempertanyakan sejumlah kebijakan wasit saat memimpin laga. Pelatih Persija Stefano Cugurra Teco kecewa lantaran pemainnya Sandi Sute diganjar kartu kuning, padahal hanya membuat pelanggaran biasa. Di babak kedua, sandi diganjar lagi kartu kuning kedua, yang berakibat ia harus keluar lapangan.
"Kartu kuning pertama, itu foul biasa. Yang kedua saya tidak perhatikan. Sementara banyak pelanggaran keras PSM Makassar, tapi tidak ada kartu," ujar Stefano, di depan awak media, Minggu 30 April 2017.
Senada dengan Teco, pelatih PSM Makassar Roberts Rene Albert juga mengkritik Wasit Thoriq. Menurutnya, wasit terlalu gampang mengeluarkan kartu. Hal itu membuat pemainnya tak bisa bermain baik, lantaran berada dalam tekanan.
"Sepanjang karier saya 40 tahun sebagai pelatih. Saya malang melintang sebagai pelatih, saya tidak pernah melihat wasit yang gampang mengeluarkan kartu di awal liga," tukas Robert.
Robert kemukakan banyak sekali kartu kuning yang tidak perlu. Akibatnya, para pemain PSM tidak bisa memainkan permainan maksimal, karena berada dalam tekanan.
"Yang mana dua penalti murni yang mestinya kita dapat, tapi kita tidak dapat. Di pertandingan sebelumnya dimana pelanggaran abu-abu kita malah dapat diganjar pinalti. Saya bingung dengan standar wasit yang dimilki wasit Liga 1 2017," pungkas Roberts.
(Ramdani Bur)