"CEO Arema (Iwan Budianto) langsung menghubungi staf pelatih dan mengatakan tidak ada yang berubah. Pemain menjadi lebih tenang dan bisa fokus dalam persiapan menjalani pertandingan pertama lawan Persija Jakarta nanti," urai eks striker di era 90-an ini.
Fabiano Beltrame adalah salah satu pemain yang sempat galau dengan situasi tersebut. Namun pada akhirnya pemain anyar Arema ini yakin ada jalan terbaik untuk klubnya. "Sempat khawatir dan cemas. Tapi saya yakin tidak ada masalah lagi," tutur Fabiano.
Langkah manajemen Arema Cronus yang tak memedulikan keputusan BOPI, juga membuat pemain tenang. Itu dianggap sebagai jaminan bahwa posisi pemain aman alias tetap berlaga di ISL. "Saya malah tidak memikirkan keputusan BOPI. Saya hanya ingin berpikir soal pertandingan saja," kata Ahmad Bustomi singkat.
Arema Cronus telah memutuskan untuk melanjutkan apa yang telah mereka mulai jelang ISL 2015. Pertandingan menjamu Persija Jakarta tetap akan digelar setelah semua keperluan laga tersebut terpenuhi sejak jauh hari, termasuk izin keamanan serta tiket.
Tim Persija Jakarta sendiri dijadwalkan sudah tiba di Malang pada Kamis (2/4) dan bakal mencoba lapangan Stadion Kanjuruha pada Jumat (3/4). Untuk persiapan laga ini, Joko Susilo mengatakan Arema sudah sangat siap menghadirkan kemenangan untuk Aremania.
(Fetra Hariandja)