Persipura dan Arema ke Semifinal

Kukuh Setiawan, Jurnalis
Rabu 29 Oktober 2014 18:14 WIB
Persipura dan Arema Ke Semifinal (Foto: Ilustrasi Okezone)
Share :

LAMONGAN - Persipura Jayapura akhirnya menjadi juara Grup A babak delapan besar setelah mengalahkan Persela Lamongan 1-4 di Stadion Surajaya, Lamongan, Rabu (29/10) sore. Persipura total mengoleksi 12 poin dari enam laga di fase ini.

Persipura mendapat satu tempat di semifinal bersama Arema Cronus yang pada saat bersamaan menahan imbang Semen Padang 2-2 di Stadion Agus Salim. Tambahan satu poin membuat Arema merosot di peringkat dua dengan 11 poin.

Semen Padang yang sebelum laga berada di posisi dua, melorot ke posisi tiga dan gagal menembus semifinal. Arema Cronus sebagai runner up bakal menghadapi Persib Bandung di babak semifinal, sementara Persipura menunggu runner up Grup B.

Di Lamongan, pertandingan berjalan tidak berimbang karena Persela tak memberikan perlawanan berart. Kemenangan besat Persipura ditentukan dwigol Boaz Solossa (6'bdan '40), Ian Louis Kabes (53'), serta Robertino Pugliara (90').

Persipura yang mengejar kemenangan tak mengulangi kesalahan saat kalah 2-0 di fase wilayah lalu. Anak-anak Jayapura langsung bermain ofensif dan membuat pertahanan Persela kelabakan sejak menit awal pertandingan.

Gol cepat Boaz menit keenam menjadi bukti bahwa Persela tidak siap memenangkan laga ini. Tuan rumah terus tertekan dan hanya sesekali memberikan balasan tanpa mampu membahayakan gawang Yoo Jae Hoon. Persela sedikit memiliki harapan kala tandukan Addison Alves menembus jala tim tamu.

Tapi itu hanya penggembira belaka, karena Boaz membuat timnya kembali unggul menit 40'. Babak kedua justru Persela mengalami penurunan, baik permainan maupun konsentrasi. Akibatnya mereka menelan dua gol tambahan dari Ian Louis Kabes dan Robertino Pugliara.

Persela sama sekali tak menunjukkan motivasi seperti saat mengalahkan Persipura pada akhir putaran kedua silam. Tim Laskar Joko Tingkir 'kehabisan bensin' dan terlihat tidak memiliki upaya untuk mengakhiri delapan besar dengan baik.

Mulusnya langkah Persipura berbeda dengan perjalanan Arema Cronus di kandang Semen Padang. Dua keputusan kontroversial wasit membuat tuan rumah kecewa, tepatnya ketika Kurnia Meiga menghajar Osas Saha yang berlari sendirian pada menit pertama.

Walau Saha terjatuh diterjang Meiga, wasit tak memberikan pelanggaran apa pun. Kontroversi kedua adalah pelanggaran Victor Igbonefo terhadap Esteban Vizcarra di kotak penalti pada menit akhir. Sang pengadil juga tetap mendiamkan peluitnya.

Kendati aroma kontroversi sangat kental, sejatinya Semen Padang tak bermain dalam mood terbaik. Lini tengah gagal mendominasi penguasaan bola, sedangkan lini belakang canggung dalam menutup striker Arema Cronus.

Bahkan tuan rumah beruntung hanya kemasukan dua gol lewat Beto Goncalves (7') dan Cristian Gonzales (63'). Sebab khusus Gonzales sendiri memiliki empat kali peluang berhadapan dengan kiper Fachrurrazi tapi hanya satu yang menjadi gol.

Jika Arema bermain rapat di pertahanan dengan pola 4-3-1-2, Semen Padang dengan pola flat 4-4-2 malah tidak konsisten mengatur tempo. Dua gol yang diciptakan Nur Iskandar dan Airlangga Sucipto tampaknya memang mewakili upaya maksimal tuan rumah

(Fetra Hariandja)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya