MALANG – Publik Kepanjen tak henti-hentinya bergemuruh riuh di Stadion Kanjuruhan. Tim kesayangan mereka, Arema Cronus, tampil mendominasi di babak pertama, laga pembuka Indonesian Super League (ISL) 2014, setelah sukses menjejalkan dua gol tanpa balas ke gawang Persijap Jepara.
Jalannya Pertandingan
Auman Singo Edan sudah berdampak pada pertahanan Persijap di menit-menit awal. Baru tiga menit kick-off bergulir, Arema sudah unggul 1-0, via tembakan first-time El Loco usai menerima through-pass Beto Goncalves.
Tiga menit berselang, El Loco mengancam gawang tamunya lagi yang dikawal Dedi Haryanto. Namun tendangan kerasnya kali ini yang juga meneruskan umpan Beto, tipis melintas di atas mistar gawang.
Giliran Beto yang coba peruntungannya di menit kedelapan. Mendapat sedikit ruang tembak di dekat kotak 16 Persijap, Beto melepaskan dentuman kaki kiri yang lagi-lagi hanya tipis melenceng dari tiang gawang Persijap.
Tekanan Arema terus gencar mengekang perlawanan tim tamu di mana hingga menit ke-13, datang lagi ancaman dari sepakan Samsul Arif. Arah bola sedianya sudah meluncur deras ke kanan bawah, tapi kali ini bola masih bisa dimentahkan Dedi.
Jika upaya Samsul di menit ke-13 berujung gagal, tapi beda ceritanya 10 menit berselang. Tepatnya di menit ke-33, Samsul memperlebar keunggulan 2-0 atas Persijap dengan gol cantiknya. Menerima passing Johan Alfarizi di jantung pertahanan, Samsul lebih dulu memutar badan sebelum melesakkan bola yang gagal dihentikan Dedi.
Persijap sendiri benar-benar terkekang dan tak mampu keluar dari tekanan untuk setidaknya balik mengancam gawang Kurnia Meiga. Namun sampai tiba turun minum, skor 2-0 untuk keunggulan tuan rumah atas Persijap bergeming.
Susunan Pemain
Arema Cronus: Kurnia Meiga, Victor Igbonefo, Johan Alfarizi, Dendi Santoso, Thierry Gathuessi, Beny Wahyudi, Gustavo López, Cristian González, Beto Goncalves, Ahmad Bustomi, Samsul Arif.
Persijap Jepara: Dedi Haryanto, Evaldo Silva, Anam Fitrianto, Claudinho Luiz, Agus Murwanto, Sugiono, Danial, Khanif Muhajirin/Rezky Yulian (38'), Muhammad Fauzan, Ahmad Noviandani, Kornelis Kaimu.
(Randy Wirayudha)