Pasoepati Lunasi Utang Kos dan Makan Diego

Ridwan Anshori, Jurnalis
Jum'at 07 Desember 2012 18:11 WIB
Share :

SOLO - Kematian striker Persis Liga Indonesia (LI) Diego Mendieta masih menyisakan sejumlah utang, seperti biaya kos di kawasan Thiong Thing Solo dan biaya makan sehari-hari di sejumlah rumah makan yang menjadi langganan pemain asal Paraguay tersebut. Untuk utang biaya kos dan rumah makan tersebut segera dilunasi oleh kelompok suporter setia Persis, Pasoepati.
 
Sejuah ini, Pasoepati intensif menggelar penggalangan dana di sejumlah titik. Sampai tadi malam, aksi sosial itu berhasil terkumpul hampir Rp7 juta. "Uang yang sudah terkumpul hampir Rp7 juta. Sesuai hasil rapat tadi malam, uang tersebut untuk melunasi biaya kos Diego yang masih tertunggak beberapa bulan serta untuk biaya makan di warung yang biasa digunakan Diego," kata Sekretaris Jenderal (Sekjend) Pasoepati Anwar Sanusi, Jumat (7/12/2012).
 
Menurut Anwar, jika semua utang Diego sudah terlunasi dan masih ada uang sisa, maka akan ditransfer ke rekening istri Diego, Valerina Alvarez Ibanez di Paraguay. "Kalau masih ada sisa, kita transfer ke (rekening) istrinya, rencananya kita transfer Senin besok," imbuhnya.
 
Dia menambahkan, Pasoepati dalam beberapa hari ke depan tetap menggelar aksi penggalangan dana untuk Diego. Rencananya Minggu pagi besok aksi tersebut dipusatkan di kawasan Car Free Day Solo. "Rencananya aksi penggalangan dana tetap berlanjut, salah satunya pada Minggu besok. Semoga uang yang terkumpul bisa sedikit meringankan beban keluarga yang ditinggalkannya," kata Anwar.
 
Lebih lanjut Anwar menambahkan, agenda lainnya untuk penghormatan terakhir terhadap pesepakbola kelahiran 13 Juni 1980 ini pada Senin malam, bertepatan dengan 7 hari meninggalnya Diego. "Pada 7 tujuh hari kematian Diego, kita akan menggelar doa bersama. Untuk tempatnya masih kita koordinasikan dengan Korwil Pasoepati lainnya," ungkapnya.
 
Menteri Sosial DPP Pasoepati, Muh Noor Badres menambahkan, Pasoepati juga membuka dompet peduli Diego untuk disumbangkan kepada keluarganya. "Dana bantuan bisa ditransfer ke no rekening saya, atas nama Muhammad Noor Badres [No BCA 0151850005, No Mandiri 1380007146959, No BNI 4446667773. Agar tidak menimbulkan hal yang tak diinginkan, silakan beri kode di kertas transfer Diego mendieta. Setelah itu, kabari saya,” katanya.
 
Seperti diketahui, gaji Diego sebagai pesepakbola masih tertunggak selama 4 bulan dengan total Rp131 juta. Gaji yang tertunggak itu membuat Diego tidak bisa membayar biaya kos dan makan di warung kesukaannya di Solo. Bahkan, menyambung hidup di Solo, Diego pernah ikut pertandingan sepak bola antar kampung (tarkam) di Klaten dengan bayaran Rp800 ribu selama turnamen.
 
Pihak PT Liga Indonesia, operator liga di bawah KPSI , yang menaungi Divisi Utama di mana Persis Solo berkompetisi sebelumnya sudah memberikan santunan Rp30 juta.Sementara Persis Solo langsung membayarkan gaji Diego sehari setelah pemain Paraguay itu meninggal.
 
Saat masih hidup, Diego dikabarkan mengeluh dan kerap menanyakan soal gajinya kepada rekan satu klub di Persis Solo.Karena tidak ada kabar baik dari klubnya, Mendieta kabarnya juga sempat menghubungi CEO PT Liga Indonesia Djoko Driyono untuk meminta bantuan pencairan gaji. Ketika itu Djoko hanya memberi janji akan melunasi tunggakan gaji itu, namun sampai akhir hayatnya, PT Liga tidak memberi kabar apapun kepada Mendieta.

(Fitra Iskandar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya