SURABAYA - Perjalanan rombongan PSM Makassar menggunakan pesawat Lion Air dari bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, menuju bandara Juanda, Surabaya, diganggu oleh cuaca buruk. Di dalam pesawat, hampir semua pemain shock akibat kerasnya guncangan.
"Saya shock, pemain-pemain saya juga shock. Cuacanya sangat buruk sampai guncangan pesawat keras. Saya lihat beberapa pemain saya bahkan sudah pucat wajahnya," tutur pelatih PSM Petar Segrt mengenang ulang perjalanannya, hari ini (6/1/2012).
Rombongan tim kebanggaan masyarakat Sulsel ini meninggalkan Kota Makassar sekitar pukul 09.20 wita menggunakan pesawat Lion Air Boeing 737-900ER. Meski ukuran pesawat cukup besar, namun tetap saja terjadi guncangan keras akibat cuaca buruk di udara.
Gelandang asing asal Serbia Srecko Mitrovic yang paling terlihat ketakutan saat itu. Selain ekspresi wajah yang ketakutan dan pucat, pemilik nomor punggung 20 itu juga beberapa kali berteriak saat terjadi guncangan yang sangat keras. Dia juga duduk di emergency sit, posisi kursi yang selalu ditempatinya ketika naik pesawat.
Akibat perjalanan yang menguras energi dan mental itu, Petar terpaksa memilih tidak menggelar latihan atau senam setelah tiba di Hotel Garden Palace, Surabaya. "Pemain harus istirahat karena perjalanan jauh dan tidak terlalu nyaman. Mereka lelah," ujar asisten pelatih PSM Imran Amirullah.
Terlepas dari penglaman buruk di pesawat, pelatih PSM juga dibuat tersenyum setelah dua pemainnya yang sempat dilanda sakit influenza, sudah sembuh dan bisa tampil maksimal. Mereka adalah striker asal Serbia-Montenegro Ilija Spasojevic dan gelandang muda lokal Rasyid Assyahid Bakri.
"Saya bersyukur karena Spaso dan Rasyid sudah sehat. Saya melihat keduanya sudah tampil bugar dan bisa diandalkan pada pertandingan nanti," ujar Petar Segrt yang masih membutuhkan penerjemah, kemarin siang.
(Windi Wicaksono)