JAKARTA - Posisi Michael Carrick sebagai pelatih Manchester United dilaporkan aman setidaknya hingga jeda internasional pada November ini. Masa depannya sebagai pelatih Manchester United akan ditinjau kembali saat jeda internasional FIFA Matchday pada 9-17 November 2026.
Posisi Michael Carrick tengah berada di ujung tanduk. Klub berjuluk The Red Devils itu tak pernah menang dalam 9 pertandingan terakhir di seluruh kompetisi. Teranyar, Manchester United kalah 0-2 dari Chelsea pada Sabtu lalu. Manchester United pun mencatatkan awal musim terburuk sejak 1988.
"Namun, posisi Carrick diperkirakan akan ditinjau kembali selama jeda internasional, setelah rangkaian pertandingan Liga Primer berikutnya—di mana United akan menjamu Aston Villa pada hari Minggu depan," demikian laporan The Guardian, dikutip Senin (2/11/2026).
Masih menurut laporan itu, Michael Carrick hampir kehilangan pekerjaannya pada Senin lalu, ketika CEO Omar Berrada dan Director of Football Jason Wilcox bertemu di tempat latihan untuk membahas masa depannya.
"Direktur sepak bola dan kepala eksekutif klub tersebut memutuskan untuk memberikan kesempatan kepada Carrick guna memperbaiki performa dan hasil pertandingan," katanya.
Saat ini, Manchester United menempati peringkat ke-17 klasemen sementara Liga Inggris 2026-2027 dengan tujuh poin. Manchester United unggul selisih gol dari Crystal Palace yang berada di peringkat 18 alias zona degradasi.
Di tingkat manajemen, masih ada keyakinan bahwa Carrick mampu membalikkan keadaan. Dukungan dari para penggemar United yang hadir di Stamford Bridge pada Sabtu pun tetap diberikan kepadanya, meski tim mengalami kekalahan. Usai pertandingan, sang pelatih mengisyaratkan ia akan tetap memegang kendali untuk laga melawan Roma.
"Kami harus terus melangkah maju dan memenangkan pertandingan, sesederhana itu," katanya.