PELATIH Liverpool, Andoni Iraola, mengkritisi keputusan wasit Andy Madley yang tidak memberikan hukuman penalti kepada timnya saat menghadapi Arsenal. Ia menilai Liverpool seharusnya dihadiahi penalti karena penyerang Liverpool, Alexander Isak, dijatuhkan Jurrien Timber di kotak terlarang.
The Gunners -julukan Arsenal- menang 1-0 atas Liverpool dalam lanjutan pekan ke-9 Liga Inggris 2026-2027 yang berlangsung di Stadion Anfield pada Minggu 1 November 2026 malam WIB. Gol tunggal kemenangan Arsenal dicetak Kai Havertz pada menit 16, memanfaatkan umpan silang Declan Rice.
Di menit 21, Liverpool berpeluang menyamakan kedudukan. Dalam situasi serangan, Alexander Isak mencoba menyambut bola di depan gawang Arsenal. Namun, ia gagal menggapai bola karena jersey-nya ditarik fullback kanan Arsenal, Jurrien Timber.
Bukannya protes kepada wasit, Alexander Isak malah terlihat marah kepada Timber. Kondisi ini yang membuat Andoni Iraola kesal dalam konferensi pers pascalaga.
“Insiden Alex (Isak) jelas penalti. Jersey-nya ditarik, dan kita semua bisa melihat hal itu. Namun, karena Alex tidak menjatuhkan diri, wasit tidak memberikan penalti. Saya tidak mengerti keputusan tersebut," kata Andoni Iraola, Okezone mengutip dari Sky Sports, Senin (2/11/2026).
"Itulah masalah yang kita hadapi di sepakbola. Karena Alex tidak terjatuh, penalti tidak diberikan. Bahkan, fakta bahwa Anda (jurnalis) sampai bertanya kepada saya apakah ia seharusnya menjatuhkan diri saja sudah menunjukkan masalahnya. Jika ia menjatuhkan diri, 100 persen penalti akan diberikan,” tegas Andoni Iraola.