PELATIH Persib Bandung, Igor Tolic, memberikan pembelaan kepada Kakang Rudianto yang mendapat kritik dari sejumlah Bobotoh -suporter Persib Bandung- saat menghadapi Dewa United Banten FC. Igor Tolic memahami kritik Bobotoh terhadap Kakang, tetapi tak boleh melewati batas.
Persib Bandung ditahan Dewa United 2-2 di pekan keempat Super League 2026-2027. Laga itu berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat pada Minggu 11 Oktober 2026 malam WIB.
Dalam pertandingan itu, Persib Bandung tertinggal lebih dulu lewat gol Egy Maulana Vikri dan Noah Sadaoui. Maung Bandung -julukan Persib Bandung- kemudian mampu membalas via gol Balsa Sekulic dan Marc Klok.
Meski penampilan Kakang Rudianto dinilai kurang memuaskan oleh sebagian suporter, Igor Tolic tetap memberikan kepercayaan kepada bek muda tersebut untuk bermain selama 90 menit. igor Tolic menegaskan dirinya sebagai pelatih bertanggung jawab atas keputusan menurunkan pemain di lapangan. Ia meminta suporter agar kritik lebih diarahkan kepadanya daripada menyasar individu pemain.
"Akan selalu ada yang mengkritik, saya sudah mengatakan jika seseorang harus dikritik, itu seharusnya saya, bukan para pemain, karena saya menempatkan para pemain, saya menempatkan para pemain di lapangan," kata Igor Tolic, Okezone mengutip dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru (I.League), Selasa (13/10/2026).
Pelatih asal Kroasia itu juga menyoroti padatnya jadwal yang harus dijalani Persib Bandung musim ini. Selain berkompetisi di level domestik, Maung Bandung juga menghadapi AFC Champions League (ACL) Two dan ASEAN Club Championship (ACC) yang menuntut kesiapan fisik serta mental para pemain.
"Jadi, ini bukan masalah lelah atau tidak lelah. Jadwalnya memang seperti ini. Para pemain di ruang ganti, mereka ingin tampil dengan baik. Itu tidak mudah. Anda pergi ke pertandingan Liga Champions, itu adalah level lain. Kamu pergi ke Shopee Cup, itu level lain. Bayangkan setiap tiga hari Anda bermain melawan (tim selevel) Persija atau Dewa United," tutur Igor Tolic.