Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Diboikot The Jakmania, Warga Jakarta Pusat Tetap Antusias Hadir di Launching Persija

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Sabtu, 29 Agustus 2026 |19:07 WIB
Diboikot The Jakmania, Warga Jakarta Pusat Tetap Antusias Hadir di Launching Persija
Diboikot The Jakmania, Warga Jakarta Pusat Tetap Antusias Hadir di Launching Persija (Okezone/Andri Bagus)
A
A
A

JAKARTA - Kelompok suporter Persija Jakarta, The Jakmania memilih memboikot laga klub berjuluk Macan Kemayoran melawan Brisbane Roar dalam uji coba internasional di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (29/8/2026). Aksi boikot tersebut sebagai bentuk penolakan harga tiket khusus The Jakmania yang naik. 

1. Launching Tim Persija

Meski ramai isu boikot, warga Jakarta Pusat, Dedi mengatakan tetap antusias untuk menyaksikan langsung laga Persija di JIS. Laga tersebut juga sekaligus launching tim dan jersey Persija.

Berdasarkan pantauan Okezone, kondisi JIS tidak padat. Namun, launching tersebut tetap berjalan seru dengan berbagai atraksi.

"Sejak awal saya memang sudah berencana untuk hadir karena sangat antusias dengan launching, Persija juga bekerja sama dengan Adidas. Jadi, sangat ingin melihat keseruan secara langsung," kata Dedi, Sabtu (29/8/2026).

2. Keluhkan Harga Tiket

Dia sebenarnya juga tidak setuju dengan kenaikan harga tiket karena melihat kondisi ekonomi saat ini. Dia ingin Persija bisa dinikmati semua kalangan tanpa memberatkan penggemar.

"Kenaikan harga tiket, saya kurang setuju. Sebab, Persija tidak hanya didukung kalangan ekonomi atas saja, tetapi mencegah ke bawah juga. Dengan kondisi ekonomi saat ini kenaikan harga tiket memang sangat berpengaruh," katanya.

Warga Jakarta Dedi nonton launching tim Persija (Andri Bagus)
Warga Jakarta Dedi nonton launching tim Persija (Andri Bagus)

"Pengeluaran suporter menjadi besar untuk mendapatkan hiburan. Saya kecewa dengan kenaikan tiket ini. Ke depan saya berharap Persija bisa diakses semua pihak," ujarnya.

Meski begitu, dia sangat mendukung dengan tiket Persija dijual secara umum. Pasalnya, dia tidak memiliki kartu tanda anggota (KTA) untuk mempermudah tiket lewat koordinator wilayah (korwil) The Jakmania.

"Untuk tiket yang dijual umum, saya pribadi setuju. Karena sebelumnya saya sebagai penonton atau fans yang tidak memiliki KTA, saya setuju dengan tiket dijual online karena dengan mudah, banyak masyarakat dengan mudah mengakses tiket secara online," ujarnya.

 

"Dan sebelumnya itu saya membeli tiket cukup mahal karena saya tidak punya akses ke korwil-korwil Jakmania untuk membeli tiket. Jadi saya setuju sih untuk tiket dijual online, karena dapat diakses oleh semua fans Persija," lanjutannya.

"Apalagi mungkin dengan datangnya Shin Tae-Yong ada banyak fans-fans baru juga yang mungkin bisa lebih tertarik dengan Persija," tutupnya.

Keputusan The Jakmania muncul setelah tidak ada titik temu dengan manajemen Persija terkait harga tiket pertandingan. Hal itu sebagaimana tertera dalam pernyataan yang dipublikasikan melalui akun Instagram pada Kamis (27/8/2026).

The Jakmania menyoroti kenaikan harga tiket laga melawan Brisbane Roar. Harga yang ditetapkan mencapai Rp150.000 untuk tribun bawah dan Rp130.000 untuk tribun atas. Harga itu belum termasuk pajak. 

(Erha Aprili Ramadhoni)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement