JOSE Mourinho dikenal sebagai pelatih yang tidak pernah gentar menghadapi siapa pun. Pelatih asal Portugal itu sudah menaklukkan berbagai panggung terbesar di Eropa, klub elite yang pernah dilatihnya yaitu Porto, Chelsea, Inter Milan, hingga Real Madrid.
Ya, satu nama yang secara terbuka diakui membuat Mourinho was-was dan gemetar adalah: Filippo "Pippo" Inzaghi, legenda AC Milan asal Italia.

Bukan Lionel Messi. Bukan Cristiano Ronaldo. Bukan pula Zlatan Ibrahimovic. Melainkan seorang striker berusia 37 tahun bernama Filippo Inzaghi.
Kisah ini bermula dari konferensi pers jelang laga Liga Champions Grup G antara Real Madrid vs AC Milan pada 19 Oktober 2010.
Saat itu Mourinho menjabat sebagai pelatih Los Blancos, sementara Milan tampil dengan barisan penyerang mewah: Zlatan Ibrahimovic, Robinho, Ronaldinho, dan Alexandre Pato, nama-nama yang sudah cukup untuk membuat pelatih mana pun susah tidur sebelum pertandingan.
Namun pernyataan Mourinho di depan wartawan justru mengejutkan semua orang.
"Milan boleh bermain dengan 10 penyerang sekalipun, yang terpenting Filippo Inzaghi tidak main. Jika dia main, maka akan sulit buat kami," ujar Mourinho, sebagaimana dikutip dari berbagai laporan media internasional kala itu.
Lahir pada 9 Agustus 1973 di Piacenza, Italia, Filippo Inzaghi memulai karier profesionalnya pada 1991.
Setelah melewati berbagai klub Serie A, kariernya benar-benar meledak ketika ia menjadi top scorer Serie A musim 1996–97 bersama Atalanta dengan 24 gol.
Kepindahannya ke Juventus membuka babak gemilang sebelum akhirnya berlabuh ke AC Milan pada 2001, klub yang kemudian menjadi rumah terbaiknya sepanjang karier.
Bersama Milan, Inzaghi meraih: 2 gelar Liga Champions, 2 gelar Serie A, Coppa Italia, dan Piala Dunia FIFA 2006 bersama Timnas Italia.