
Asep menuturkan pihaknya akan bekerja sama dengan tim khusus untuk terus mengembangkan skema kompetisi baru ini. Ia berharap, kompetisi ini menjadi pemantik bakat pemain muda dan melahirkan bintang sepakbola Indonesia di masa depan.
"Jadi ya kami bersyukur dulu saja kami selesai. Kami juga punya tim teknis, tim analis dari Technical Study Group, termasuk juga kami punya partner sama Barcelona, kaitan dengan seperti apa evaluasi teknis untuk perbaikan dan lain-lain. Mudah-mudahan dapat hasil yang baguslah untuk masa depan, terutama di pembinaan usia muda," ujar Asep.
Sementara, pelatih Sumsel United U-19, Ardi Hernando, mengapresiasi terselenggaranya kompetisi ini. Ia senang karena sekarang para pemain muda beserta klubnya bisa mempunyai banyak alternatif untuk unjuk gigi.
"Sangat bagus sekali ya. Jadi anak-anak usia under-19 ada wadah kompetisi selain di EPA Liga 1 (Super League). Jadi EPA Liga 2 (Championship) bisa menambah jam terbang buat anak-anak," ucap Ardi.
"Harapannya ya bisa lebih baik lagi dari tahun ini. Karena tahun ini menurut kami cukup baik dan sangat luar biasa. Mudah-mudahan tahun depan lebih baik lagi," tutupnya.
(Wikanto Arungbudoyo)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.