Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penyebab Real Madrid Kalah 1-2 dari Bayern Munich di Leg I Perempatfinal Liga Champions 2025-2026

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Rabu, 08 April 2026 |08:21 WIB
Penyebab Real Madrid Kalah 1-2 dari Bayern Munich di Leg I Perempatfinal Liga Champions 2025-2026
Suasana laga Real Madrid vs Bayern Munich di Liga Champions 2025-2026. (Foto: Instagram/realmadrid)
A
A
A

MADRID Real Madrid harus rela menelan pil pahit di hadapan pendukungnya sendiri setelah ditumbangkan Bayern Munich dengan skor 1-2 pada laga leg pertama perempatfinal Liga Champions 2025-2026, Rabu (8/4/2026) dini hari WIB. Meski atmosfer Santiago Bernabuu biasanya menghadirkan keajaiban, kali ini skuad asuhan Alvaro Arbeloa gagal memaksakan kemenangan, bahkan imbang hingga peluit panjang dibunyikan.

Kekalahan ini menjadi noda bagi Madrid karena mereka membiarkan Bayern meraih kemenangan pertama dari 10 pertemuan terakhir kedua tim. Dua gol kemenangan Raksasa Jerman tersebut dilesakkan oleh Luis Diaz (41’) dan Harry Kane (46’), sementara Los Blancos hanya mampu membalas lewat aksi Kylian Mbappe (74’).

1. Kelengahan Lini Belakang

Faktor utama kekalahan Real Madrid dalam laga ini adalah kegagalan mengontrol tempo permainan, terutama di awal babak kedua. Gol kedua Bayern yang dicetak Harry Kane tercipta hanya dalam waktu 30 detik setelah babak kedua dimulai.

Kelalaian koordinasi antara Vinicius Junior dan Alvaro Carreras membuat bola jatuh ke kaki pemain Bayern, yang kemudian dimanfaatkan Kane dengan tembakan akurat dari luar kotak penalti. Sebelumnya, pada babak pertama, Luis Diaz sudah lebih dulu membuka keunggulan di menit ke-41 setelah menerima umpan terukur Serge Gnabry.

Real Madrid vs Bayern Munich. (Foto: Instagram/realmadrid)
Real Madrid vs Bayern Munich. (Foto: Instagram/realmadrid)

Arbeloa menyayangkan dua kesalahan fatal yang berujung gol tersebut. Baginya, kelengahan lini belakang menjadi penyebab Bayern dengan mudah mencetak dua gol ke gawang Andriy Lunin.

"Kami melakukan dua kesalahan yang mengakibatkan gol. Melawan tim sekelas mereka, Anda harus membayar mahal setiap kehilangan bola," ujar Arbeloa dalam konferensi pers pascalaga, dikutip dari ESPN, Rabu (8/4/2026).

 

2. Manuel Neuer Menggila

Penyebab lain Madrid gagal membalikkan keadaan adalah performa luar biasa Manuel Neuer di bawah mistar gawang Bayern. Meski Madrid tampil menyerang total di 20 menit terakhir dan melepaskan total 20 tembakan, Neuer sukses melakukan sembilan penyelamatan krusial.

Hal ini diakui oleh kiper Madrid, Andriy Lunin, yang menyebut bahwa gelar Player of the Match untuk Neuer adalah bukti betapa masifnya gempuran Madrid yang berhasil diredam.

Real Madrid vs Bayern Munich. (Foto: Instagram/realmadrid)
Real Madrid vs Bayern Munich. (Foto: Instagram/realmadrid)

“Jika (Manuel) Neuer memenangkan man of the match, itu berarti kami banyak menyerang,” ujar Lunin.

Tantangan bagi Madrid untuk membalas di Bayern pekan depan dipastikan semakin berat. Selain harus mengejar defisit gol, Los Blancos akan kehilangan gelandang jangkar mereka, Aurelien Tchouameni, yang terkena akumulasi kartu.

Tanpa pemain pengganti yang sepadan di posisi tersebut, Madrid dituntut tampil sempurna di Allianz Arena pada Kamis 16 April 2026 mendatang jika ingin tetap menjaga asa meraih trofi si Kuping Besar.

(Rivan Nasri Rachman)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement