MALANG – Malut United menolak bersikap jemawa jelang bertamu ke markas Arema FC dalam lanjutan Super League 2025-2026 yang berlangsung hari ini, Jumat (3/4/2026). Walaupun tim tuan rumah sedang dihantam badai absennya pilar-pilar penting, pelatih Laskar Kie Raha –julukan Malut United, Hendri Susilo, menginstruksikan anak asuhnya untuk tetap waspada tinggi.
Malut United akan bertandang ke markas Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (3/4/2026) pukul 15.30 WIB. Skuad Singo Edan –julukan Arema FC– bisa dibilang memiliki keuntungan karena bermain di hadapan publik sendiri.
Tapi sialnya, Arema FC dipastikan kehilangan beberapa pemain andalannya seperti Dalberto, Matheus Blade, Pablo Oliveira, hingga Thales Lira saat menjamu tim asal Ternate itu. Para pemain tersebut absen karena berbagai alasan, mulai dari cedera hingga sanksi akumulasi kartu.
Kendati demikian, Hendri menyebut situasi tersebut bukan sebuah keuntungan. Bagaimanapun juga, katanya, Arema FC adalah tim yang kuat. Ia pun fokus penuh untuk membawa Malut United mencuri poin penuh di laga tandang tersebut.
“Jika kami menganggap mereka (Arema) tim lemah karena tak diperkuat beberapa pemain asing, hal itu adalah pemikiran yang salah. Kami akan tetap serius demi meraih hasil terbaik," kata Hendri dalam konferensi pers jelang pertandingan, Jumat (3/4/2026).
Menyoal persiapan, Hendri menegaskan bahwa masa persiapan yang dilakukan di Yogyakarta selama sepekan terakhir menjadi modal berharga bagi anak asuhnya. Kendati kompetisi sempat terjeda libur Idulfitri, fokus para pemain diklaim tetap terjaga.
"Setelah libur Idulfitri, kami sudah berkumpul di Yogya sejak pekan lalu. Selama sepekan terakhir, kami mematangkan persiapan dan saya pikir itu sudah cukup untuk melawan Arema," tambahnya.