Usai jeda turun minum, kedua kesebelasan tidak menurunkan tempo permainannya yang cepat. Laskar Mataram terlihat bermain lebih agresif guna mengejar ketertinggalan satu gol dari sang tuan rumah.
Hanya saja, serangan yang dilancarkan tim besutan Jean Paul van Gastel itu masih belum berbuah manis di depan gawang. Sebaliknya, Borneo FC justru nyaris menggandakan keunggulan pada menit ke-72 lewat tendangan keras Mariano Peralta.
PSIM Yogyakarta akhirnya sukses menyamakan kedudukan pada menit ke-81 setelah wasit menunjuk titik putih. Ze Valente yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan baik untuk mengubah skor menjadi 1-1, yang kemudian memicu aksi jual beli serangan di sisa waktu.
Borneo FC secara mengejutkan sukses kembali unggul lewat tandukan maut Koldo Obieta pada menit 90+2. Pada akhirnya, Pesut Etam sukses membungkam PSIM Yogyakarta dengan skor akhir 2-1.
Susunan Pemain:
Borneo FC (4-3-3): Nadeo Argawinata; Ardi Idrus, Cleylton Santos, Christophe Nduwarugira, Caxambu; Kei Hirose, Rivaldo Pakpahan, Marcos Astina; Muhammad Sihran, Mariano Peralta, Kaio Nunes.
Pelatih: Fabio Lefundes.
PSIM Yogyakarta (4-2-3-1): Cahya Supriadi; Raka Cahyana, Andy Setyo, Rendra Teddy, Reva Adi Utama; Fahreza Sudin, Ze Valente; Ezequiel Vidal, Savio Sheva, Riyatno Abiyoso; Nermin Haljeta.
Pelatih: Jean Paul van Gastel.
(Rivan Nasri Rachman)