Malut United memiliki catatan positif saat tampil di Stadion Gelora Kie Raha. Dari 5 laga kandang terakhir, Laskar Kie Raha meraih 4 kemenangan dan 1 hasil imbang.
Tim kebanggaan masayarakat Maluku Utara dan Maluku juga menjadi yang tersubur di liga dengan total 37 gol. Adapun 28 gol di antaranya lahir dari kuartet lini serang yang dihuni David Da Silva (8), Ciro Alves (8), Yakob Sayuri (6), dan Tyronne del Pino (6).

Sementara itu, Bhayangkara FC datang ke Bumi Kie Raha dengan situasi yang kurang baik. Skuad asuhan Paul Munster tak pernah dalam 5 tandang terakhir (4 kalah, 1 imbang) dan kebobolan 11 gol.
Meski begitu, coach Hendri Susilo tetap mewaspadai kekuataan Bhayangkara yang kini dihuni oleh sejumlah wajah baru, seperti Allan Cardoso, Moussa Sidibe, dan Privat Mbarga.
“Kami mengetahui Bhayangkara melakukan penambahan pemain. Kami sudah menganalisis permainan mereka dan menyiapkan strategi untuk mengantisipasinya. Putaran kedua ini lebih berat, jadi kami harus lebih siap dan berjuang lebihk eras,” ucap Hendri Susilo.
Hal senada disampaikan perwakilan pemain Malut United, Wbeymar Angulo, yang mengatakan para pemain sudah mempersiapkan diri dengan maksimal untuk melawan Bhayangkara FC.
“Target kami dalam setiap pertandingan adalah meraih tiga poin. Kami sudah mengetahui apa yang harus dilakukan di lapangan untuk mewujudkannya. Semua pemain dalam kondisi percaya diri dan siap untuk pertandingan besok,” kata pemain asing pertama yang mencatatkan 50 laga bersama Laskar Kie Raha tersebut.
Kedua tim tercatat baru satu kali bertemu pada putaran pertama musim ini. Malut United berhasil mengalahkan Bhayangkara FC dengan skor 1-0 dalam laga yang berlangsung di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Kamis 25 September 2025.
(Ramdani Bur)