“Sejujurnya, dia bia bilang apa pun yang dia mau. Saya sudah katakan kepadanya, kalau mau bicara sesuatu tentang saya, dia bisa datang kapan pun dia mau. Ke rumah saya, atau di mana saja. Saya tidak peduli,” cibir Lisandro, dikutip dari The Guardian, Senin (19/1/2026).
Lebih lanjut, eks Ajax Amsterdam itu paham jika para mantan pemain Man United banyak bicara dan mengkritik demi kebaikan klub. Namun, ia heran tidak ada yang berani mengatakan apa pun secara langsung alias face to face.

“Saya menghormati mereka kapan pun mereka mau membantu klub karena semua orang bisa bicara di televisi, tetapi ketika mereka bertatap muka, tidak ada yang berani bicara,” tegas Lisandro.
“Jadi, saya tidak peduli apa yang mereka katakan. Saya hanya fokus pada performa saya, performa tim, dan saya akan memberikan segalanya untuk klub ini hingga akhir,” tandasnya.
(Wikanto Arungbudoyo)