Mereka akhirnya berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-80. Adalah Mochammad Supriadi (80') yang sukses mencetak gol usai menerima assist Ezra Walian, Persik Kediri unggul 1-0.
Setelah gol itu, Arema FC meninggikan intensitas serangan. Permainan ofensif dari Singo Edan berhasil membuahkan dua gol. Arema FC pun berbalik unggul.
Dua gol itu tercipta dari gol bunuh diri Mochammad Supriadi (90+5'), dan Ian Puleio (90+8'). Akhirnya, Arema FC sukses mengunci kemenangan atas Persik Kediri 2-1.
SUSUNAN PEMAIN
AREMA FC XI (4-4-2): Lucas Frigeri; Bayu Setiawan, Julian Guevara, Luiz Gustavo, Iksan Lestaluhu (Samuel Balinsa 75’); Matheus Blade, Roberto Pimenta, Arkhan Fikri, Valdeci Moreira (Ian Lucas Araya 69’); Dalberto Luan (Dedik Setiawan 79’), Salim Tuharea (Dwiki Mardiyanto 75’)
Pelatih: Marcos Santos
PERSIK KEDIRI XI (4-2-3-1): Leonardo Navacchio; Henhen Herdiana, Kiko Carneiro, Muhammad Firly, Yoga Adiyatama; Imanol Garcia, Syahrian Abimanyu (Telmo Castanheira 66’) (Krisna Bayu Otto 90+2’); Ezra Walian, Jose Enrique, Williams Lugo (Pedro Matos 66’); Wigi Pratama (Muhammad Supriadi 46’)
Pelatih: Marcos Torres
(Wikanto Arungbudoyo)