Pescara sangat membutuhkan pengalaman Barba untuk menyelamatkan tim dari ancaman degradasi ke Serie C. Direktur Olahraga Pescara, Pasquale Foggia, juga sangat mengenal kualitas Barba sejak masa mereka di Benevento, yang membuatnya sangat percaya diri bisa mendaratkan bek berusia 32 tahun tersebut pada Januari 2026.
Selain dua klub besar di atas, nama Avellino juga muncul sebagai pesaing yang memantau situasi Barba. Meski belum bergerak seagresif Pescara atau memiliki daya tarik figur pelatih seperti Palermo, Avellino terus memantau celah untuk mendapatkan tanda tangan Barba.
Avellino diketahui sempat mengincar Barba sebelum resmi bergabung ke Persib pada musim panas 2025 silam. Namun, masalah gaji dan kontrak membuat Avellino gagal mendapatkan tanda tangan Barba.
Persaingan tiga klub ini membuat posisi Persib Bandung cukup sulit, mengingat keinginan kuat sang pemain untuk kembali ke pelukan keluarga di Italia tampaknya sudah bulat meski kontraknya di Bandung baru akan berakhir di pengujung musim 2025-2026.
(Rivan Nasri Rachman)