Fabio Grosso menjadi sosok yang dibenci fans Timnas Jerman pada masanya, tepatnya saat Timnas Italia bertemu tuan rumah Piala Dunia 2006 itu di semifinal. Sebab, tendangan kaki kiri yang dilepaskan Fabio Grosso di menit 119, meluncur mulus ke gawang Timnas Jerman kawalan Jens Lehmann. Gol itu merupakan gol pembuka sebelum Italia menggenapi kemenangan 2-0 atas Jerman di menit 120 via sepakan kaki kanan Alessandro Del Piero.
Terakhir, saat adu tendangan penalti melawan Prancis di final, Fabio Grosso menjadi eksekutor terakhir. Tendangan yang dilepaskan Fabio Grosso membobol gawang Fabien Barthez, sekaligus memastikan Italia menang 5-3 atas Prancis via adu penalti dan memastikan trofi Piala Dunia 2006.
Setelah pensiun sebagai pemain pada 2012, Fabio Grosso beralih profesi menjadi pelatih. Sejumlah klub pernah dilatih Fabio Grosso mulai dari Bari, Hellas Verona, Brescia, Sion, Frosinone, Olympique Lyon dan yang terbaru Sassuolo.
Fabio Grosso menangani Sassuolo per 1 Juli 2024. Hebatnya di musim pertama menangani Sassuolo, Fabio Grosso mengantarkan Neroverdi -julukan Sassuolo- juara Serie B 2024-2025, sekaligus promosi ke Serie A 2025-2026. Sebelumnya pada 2022-2023, Fabio Grosso membawa Frosinone juara Serie B.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.