Lebih lanjut, Jose Mourinho tidak ingin menebar janji manis dan bersikap realistis. Sebab, pelatih berjuluk The Special One itu merasa kalau peluang AS Roma untuk lolos ke Liga Champions cukup sulit.
“Saya selalu berusaha jujur, saya tidak suka menjual udara panas, saya tidak pernah mengatakan Roma adalah kandidat tempat Liga Champions. Ketika Anda bersaing melawan tim-tim di depan kami, tidak bertanggung jawab membicarakan Liga Champions. Saya tidak pernah melakukan itu,” lanjut Jose Mourinho.

Namun, Jose Mourinho memastikan satu hal kalau dia ingin fokus untuk menghadapi final Liga Eropa 2022-2023 kontra Sevilla. Laga tersebut bakal berlangsung di Puskas Arena, Hungaria pada 1 Juni 2023 mendatang.
“Satu-satunya hal yang saya perjuangkan di Final adalah Final. Ada pelatih, pemain, klub yang hanya memainkan satu Final Eropa dalam hidup mereka dan merasa beruntung. Kami memainkan yang kedua berturut-turut. Bagi saya ini adalah musim yang hebat, ini akan bersejarah terlepas dari apa yang terjadi,” ungkap Mourinho.
Di sisi lain, Jose Mourinho tampak menyindir target Direktur AS Roma, Tiago Pinto soal lolos ke Liga Champions. Menurutnya, semua butuh keajaiban apabila melihat uang yang dikeluarkan AS Roma untuk bursa transfer yang mana Giallorossi hanya menggelontorkan 7 juta euro atau Rp112 miliar.
“Kami dapat menulis sejarah dan ingin terus melakukannya, tetapi lolos ke Liga Champions dengan menghabiskan 7 juta euro di bursa transfer lebih dari sejarah, lebih dari keajaiban,” pungkas Mourinho.
(Dimas Khaidar)