Share

Gabung Liga Super Eropa, Juventus Resmi Dicoret dari Liga Italia 2021-2022?

Cikal Bintang, Jurnalis · Kamis 24 Maret 2022 13:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 24 51 2567108 gabung-liga-super-eropa-juventus-resmi-dicoret-dari-liga-italia-2021-2022-Hw3mIwCYpw.jpg Juventus terancam dicoret dari Liga Italia 2021-2022. (Foto: Instagram/@juventus)

JUVENTUS terancam dicoret dari Liga Italia 2021-2022 jika ngotot terlibat dalam proyek Liga Super Eropa yang sedang disiapkan presiden Real Madrid, Florentino Perez. Hal itu diungkapkan presiden Federasi Sepakbola Italia (FIGC) yakni Gabriele Gravina.

Proyek Liga Super Eropa sempat dicanangkan sejumlah klub besar Eropa pada medio 2021. Kompetisi ini diwacanakan untuk menyaingi ajang yang sudah berjalan lama yakni Liga Champions.

Juventus

(Presiden Juventus, Andrea Agnelli, salah satu penggagas Liga Super Eropa)

Akan tetapi, sejumlah penolakan dari berbagai pihak membuat proyek jumbo itu terhenti. Beberapa klub besar yang tergabung seperti Manchester City, Manchester United, Arsenal, Liverpool, Chelsea dan Tottenham Hotspur pun menarik diri dari proyek tersebut.

Namun, baru-baru ini Barcelona, Real Madrid, dan Juventus dikabarkan akan kembali menggodok proyek tersebut. Mendengan kabar tersebut, Gravina memberikan peringatan keras kepada Bianconeri -julukan Juventus.

Gravina menegaskan akan mengusir Juventus dari Liga Italia jika bersikeras turut andil dalam proyek tersebut. Menurutnya, proyek tersebut bukanlah jawaban dari sejumlah masalah dalam kompetisi yang sudah ada saat ini.

"Kontrak itu (Liga Super Eropa) adalah hipotesis perencanaan. Jika itu menjadi kenyataan, Juventus akan tersingkir (diusir) dari Liga Italia,” ancam Gravina seperti diwartakan La Repubblica yang dilansir dari Goal Internasional, Kamis (24/3/2022).

"Liga Super Eropa adalah jawaban yang salah untuk kebutuhan nyata," tambahnya.

Juventus

Terlepas dari itu, Gravina juga memikirkan bagaimana cara memperluas pasar sepakbola Italia dan meningkatkan kualitas kompetisi. Pria berusia 68 tahun itu mengatakan akan mencari cara lain ketimbang mendukung proyek Liga Super Eropa.

"Italia juga harus memikirkan bagaimana meningkatkan kualitas kejuaraan dan membuatnya lebih menarik untuk memperluas pasar seperti Arab, di mana ia mengumpulkan sedikit uang dari saat ini,” tegas Gravina.

Karena itu, manajemen Juventus harus berpikir ribuan kali sebelum ambil bagian di Liga Super Eropa. Sebab, Juventus kemungkinan mengalami kerugian yang sangat besar seperti diusir dari sejumlah kompetisi dan potensi ditinggal sponsor.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini