Share

Pemain Korea Selatan ini Ungkap Kelebihan dan Kekurangan Pemain Indonesia

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Kamis 20 Januari 2022 11:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 20 49 2535014 pemain-korea-selatan-ini-ungkap-kelebihan-dan-kekurangan-pemain-indonesia-PeiQyOsQ6u.jpg Pemain Persita Tangera, Bae Sin-yeong. (Foto: Instagram/bsy17)

TANGERANG – Pesapkabola asing milik Persita Tangerang, Bae Sin-yeong mengaku takjub dengan sepakbola Indonesia, khususnya para pemainnya. Menurut pemain asal Korea Selatan itu, kelebihan pemain Indonesia ada di segi kecepatan, sayangnya hal negatifnya justru kurangnya bermain secara tim alias terlalu mengandalkan diri sendiri.

Seperti yang diketahui Sin-yeong baru saja bergabung dengan Persita di Liga 1 2021-2022. Pemain berusia 209 tahun tersebut selama ini banyak bermain di negaranya sendiri, yakni di Korea Selatan.

Kendati begitu, pada Januari 2021 Sin-yeong mencoba peruntungannya di sepakbola Asia Tenggara, tepatnya di Thailand bersama Suphanburi FC. Baru beberapa bulan di Thailand, Sin-yeong pada akhirnya pindah ke Persita pad Juni 2021.

Baca Juga: Hasil Bali United vs Persita Tangerang di Pekan Ke-20 Liga 1 2021-2022: Serdadu Tridatu Susah Payah Kalahkan Pendekar Cisadane

Bae Sin-yeong (bsy17)

Selama kurang lebih tujuh bulan bermain di Tanah Air, hal pertama yang membuat Sin-yeong kagum adalah kecepatan para pemain Indonesia. Menurutnya, kecepatan itu membuktikan betapa besarnya gairah bermain yang dimiliki para pemain Indonesia.

Gara-gara kecepatan pemain Indonesia serta cuaca yang panas, Sin-yeong mengaku kesulitan utnuk bisa beradaptasi bersama Persita. Namun, ia tak takut sama sekali dan justru merasa tertantang akan hal tersebut.

“Menurut saya, sepakbola di Indonesia (para pemainnya) sangat cepat. Para pemainnya sanagt kuat dan gairah terhadap sepakbola sangat besar,” kata Sin-yeong, dikutip dari Tiento.ID, Kamis (20/1/2022).

“Saya akui cukup sulit untuk menyesuaikan diri. Saya tidak tahu bagaimana cara untuk bisa mengikuti tempo dari permainan Indonesia. Cuacanya sangat panas,” tambahnya.

Kendati demikian, Sin-yeong melihat gara-gara kecepatan itu, terkadang pemain Indonesia terlalu bermain individu. Ia merasa saat bermain di Korea Selatan, permainan jauh lebih kompak karena mengandalkan permainan tim.

Bae Sin-yeong (bsy17)

“Di Korea Selatan para pemain bergerak dengan cara terorganisisr. Karena juga di sana permainan tidak terlalu cepat. Para pemain tidak mengandalkan kecepatan dan lebih bermain kolektif. Di Indonesia terlalu bermain individu,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini