Terkait Kontroversi Laga Tunisia vs Mali di Piala Afrika 2021, AFCON: Wasitnya Tidak Enak Badan

Rio Eristiawan, Jurnalis · Jum'at 14 Januari 2022 14:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 14 51 2532244 terkait-kontroversi-laga-tunisia-vs-mali-afcon-wasitnya-tidak-enak-badan-1WX61BbsUc.JPG Suasana laga Timnas Tunisia vs Timnas Mali di Piala Afrika 2021. (Foto: Reuters)

LIMBE - Dunia sepakbola dihebohkan dengan kontroversi yang terjadi di laga Piala Afrika 2021 yang mempertemukan Tim Nasional (Timnas) Tunisia vs Mali. Wasit yang memimpin pertandingan, Janny Sikazwe melakukan kesalahan besar karena meniup peluit panjang ketika laga belum mencapai 90 menit, bahkan ia melakukan hal itu dua kali.

Kontroversi itu lantas menjadi perhatian dunia. Tak mau pembicaraan semakin melebar ke mana-mana, Kepala Wasit Piala Afrika (AFCON) mengatakan bahwa Sikazwe bisa melakukan kesalahan karena saat laga berlangsung dia sedang tidak enak badan.

Laga pembuka Grup F Piala Afrika 2021 antara Tunisia menghadapi Mali di Stadion Stade Limbe, Kamerun, Rabu 12 Januari 2022 berakhir dengan kontroversi. Dalam pertandingan tersebut Mali berhasil menang 1-0 atas Tunisia yang menolak melanjutkan pertandingan.

Baca Juga:Β Piala Afrika 2021: Laga Tunisia vs Mali Diwarnai Konflik Bersenjata yang Tewaskan Warga Sipil

Tunisia vs Mali di Piala Afrika 2021 (Reuters)

Sebagai informasi, Janny Sikazwe meniup peluit saat laga bahkan belum mencapai 90 menit. Ia pertama kali melakukanya pada menit ke-85, lalu Sikazwe kembali meniup lagi di menit ke-89.

Akibatnya Timnas Tunisia meluapkan amarah karena keputusan wasit. Bahkan pelatih Tunisia, Mondher Kebaier masuk ke dalam lapangan untuk melakukan protes kepada Sikazwe.

Sementara Kepala wasit AFCON, Essam Abdel-Fatah menjelaskan bahwa Sikazwe menderita heat stroke (kepanasan) dan dehidrasi yang sangat parah sepanjang pertandingan. Hal tersebut yang menjadi alasan mengapa Sikazwe menyudahi pertandingan lebih cepat.

"Wasit menderita heat stroke dan dehidrasi yang sangat parah, yang membuatnya kehilangan fokus dan dibawa ke rumah sakit," kata Abdel-Fatah dilansir dari SportBible, Jumat (14/1/2022)

β€œItu menyebabkan dia mulai tidak kuat menahannya sejak menit ke-80 dan mengakhiri pertandingan di menit ke-85. Dia kembali setelah arahan dari staf asisten dan kemudian kembali untuk menyelesaikan pertandingan di menit ke-89,” tambahnya.

Lebih lanjut, Abdel-Fatah mengatakan pertandingan sebenarnya masih bisa dilakukan dengan melakukan pergantian wasit. Tetapi Tunisia menolak untuk kembali bermain.

Tunisia vs Mali di Piala Afrika 2021 (Reuters)

"Ketika krisis terjadi dan keberatan serta kontrol hilang dalam pertandingan, wasit keempat adalah orang yang akan menyelesaikan pertandingan. Tetapi salah satu dari kedua tim menolak," sambungannya.

Pertandingan yang berlangsung di Limbe, Kamerun, itu penuh dengan insiden, termasuk dua penalti, kartu merah, dan banyak aksi VAR. Sementara Sikazwe sendiri sejatinya pernah diskors pada tahun 2018 karena tuduhan korupsi.

Kontroversi di laga Tunisia vs Mali sejatinya hanya sebagian kecil hal-hal unik yang terjadi di Piala Afrika 2021. Sejatinya ada beberapa kejadian yang lebih unik dari kasus wasit di laga Tunisia vs Mali tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini