Ini menimbulkan kekhawatiran bagi setiap orang yang terlibat dalam Piala Afrika 2021. Pasalnya, para pemberontak pun telah melakukan aksi membahayakan sebelum Piala Afrika 2021 dimulai.
Pihak polisi melaporkan, bahwa kelompok separatis Anglophone telah meledakkan bom di salah satu kota yang akan menyelenggarakan pertandingan, Kamis 5 Januari 2022.

Beruntung, insiden itu tidak memakan korban jiwa. Oleh sebab itu, umat lintas agama berdoa bersama untuk kelancaran Piala Afrika 2021.
(Andika Pratama)