PSM Makassar Pecat Milomir Seslija, Fans Ingin Sosok Pelatih seperti Ini

M. Srahlin Rifaid, Jurnalis · Senin 29 November 2021 22:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 29 49 2509250 psm-makassar-pecat-milomir-seslija-fans-ingin-sosok-pelatih-seperti-ini-KrjjcrTSzW.jpg Milomir Seslija pimpin latihan PSM Makassar. (Foto/PSM Makassar)

MAKASSAR - PSM Makassar telah memecat Milomir Seslija sebagai pelatih. Fans tim berjuluk Juku Eja itu pun berharap klub kebanggaannya bisa mendapatkan sosok pelatih yang mampu mempersatukan pada pemain.

Wiljan Pluim dan kawan-kawan ditangani sementara oleh Syamsuddin Batola. Mantan pemain PSM tersebut baru memimpin satu pertandingan Juku Eja.

Foto/PSM Makassar

Suporter PSM pun berharap jajaran manajemen bekerja cepat mendatangkan pelatih kepala. Mereka berharap manajemen di bawah kendali Munafri Arifuddin bisa datangkan pelatih sebelum putaran kedua Liga 1 musim 2021-2022.

Baca juga: Hasil PSM Makassar vs Persipura Jayapura di Pekan Ke-14 Liga 1 2021-2022: Laga Berakhir Imbang 1-1

"Yang pasti harus direkrut dan jangan sampai menunggu putaran kedua. Paling sebelum putaran kedua dan sosok pelatih paling tidak bisa melihat pertandingan PSM, sehingga dia bisa melihat permainan pemain," kata Sekjen Red Gank Sadakati Sukma, Senin (29/11/2021).

Pria yang akrab disapa Sadat melanjutkan, sosok pelatih yang layak melatih PSM adalah yang memahami karakter para pemain semuanya. Ciri khas Makassar harus dipahami oleh calon arsitek Pasukan Ramang kedepannya.

"Kalau menurut saya PSM butuh sosok pelatih yang mengerti karakter ciri khas permainan PSM Makassar. Tentu dia harus mampu menambal (benahi) yang ditinggal Milo," tambahnya.

Selain itu, pelatih harus memiliki karakter yang beda dengan pelatih sebelumnya. Harus mampu membenahi berbagai kelemahan tim. "Tentu harus menjadi pembeda, membenahi kelemahan-kelemahan yang ditinggalkan Milo," terangnya.

Bukan hanya itu, sosok pelatih baru PSM harus mampu menjadi bapak para pemain. Dan bahkan tak boleh membeda-bedakan pemain asing, lokal hingga bintang.

"Pelatih harus bisa menyatukan semua pemain sama. Jangan ada pemain-pemain yang mengintervensi atau yang mengganggu keputusan pelatih. Tak boleh bedakan pemain," tambahnya. 

Foto/Twitter

"Pelatih juga harus mengatur tim menjadi kompak. Kalau kemampuan strategi yang berlisensi AFC mereka adalah pelatih yang berpengalaman, pelatih yang sudah melatih tim lain di luar," tutur dia.

Terakhir tentu pelatih baru klub kebanggaan masyarakat Sulsel ini harus mampu memahami kondisi sepakbola Indonesia. Meskipun saat ini sangat sulit mendatangkan mereka, apalagi di tengah musim.

"Ya tentunya harus bisa memahami persepakbolaan Indonesia. Pergantian pelatih di pertengahan musim sangat susah dan tidak mudah. Tapi saya yakin manajemen di bawah Munafri memiliki chanel untuk mencari pelatih di luar dan mencari pelatih Eropa," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini