5 Pesepakbola Bintang yang Pernah Ditangani Jose Mourinho dan Josep Guardiola, Nomor 1 Sabet Treble Winner

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Rabu 13 Oktober 2021 12:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 13 51 2485588 5-pesepakbola-bintang-yang-pernah-ditangani-jose-mourinho-dan-josep-guardiola-nomor-1-sabet-treble-winner-4H3BRn7KKM.jpg Josep Guardiola dan Jose Mourinho dianggap salah satu rivalitas terbaik di dunia kepelatihan sepakbola. (Foto/Reuters)

LIMA pesepakbola bintang dalam daftar ini pernah ditangani Jose Mourinho dan Josep Guardiola. Kedua pelatih menjadi salah satu rivalitas manajerial terbaik dalam sejarah sepakbola dengan pendekatan taktik yang sangat berbeda

Pep Guardiola selalu senang gaya permainan penguasaan bola dan menyerang. Sementara Jose Mourinho lebih memilih timnya memainkan pola defensif dan lebih mengandalkan serangan balik.

Beberapa pemain kelas dunia pernah bermain di bawah asuhan Jose Mourinho dan Pep Guardiola. Berikut di antaranya menyadur Sportskeeda:

5. Kevin De Bruyne

Kevin De Bruyne adalah salah satu playmaker terbaik di dunia saat ini. Dengan passing yang luar biasa dan keterampilan kreatifnya, pemain Belgia ini memiliki kekuatan untuk mengubah permainan di kakinya.

Foto/Reuters

Setelah memulai karirnya bersama Genk, gelandang serang tengah tersebut ditandatangani oleh Chelsea pada 2012. Selama karirnya di Chelsea, De Bruyne menghabiskan sebagian besar waktunya dengan status pinjaman di Jerman bersama Werder Bremen.

Baca juga: 5 Alasan Cristiano Ronaldo Menangkan Trofi Ballon dOr 2021, Nomor 1 Bawa-Bawa Lionel Messi

Manajer The Blues saat itu, Jose Mourinho, mengakui bakatnya tetapi tidak dapat mengakomodasi gelandang Belgia itu dalam susunan pemain inti. Untuk waktu yang sangat singkat, gelandang bermain di bawah manajer Portugis sebelum pergi secara permanen ke VfL Wolfsburg.

Baca juga: 5 Kandidat Pelatih Pengganti Ole Gunnar Solskjaer di Manchester United, Nomor 1 Jaminan Juara

De Bruyne tumbuh menjadi gelandang yang sangat dinamis dan berbahaya di Wolfsburg, yang mendorong Manchester City untuk mengontraknya pada musim panas 2015. Sejak itu. mantan pemain Chelsea itu menjadi salah satu pemain bintang di Liga Inggris. Terutama di bawah manajemen Pep Guardiola.

4. Arjen Robben

Pemain sayap Belanda itu tiba di Chelsea pada musim panas 2004 untuk menjadi anggota kunci dari skuad yang dibangun oleh Jose Mourinho saat itu. Arjen Robben masih muda dan belum dipoles.

Di bawah mantan manajer Porto, ia menunjukkan janji untuk berkembang menjadi satu penyerang yang baik dengan dribbling yang luar biasa, dan kemampuan kreatif yang indah.

Foto/Reuters

Dia meninggalkan Chelsea setelah menghabiskan tiga musim bersama The Blues sebelum bergabung dengan Real Madrid. Jose Mourinho meninggalkan klub London itu pada musim yang sama. Duo ini memenangkan gelar Liga Premier back-to-back bersama-sama.

Robben bertemu Pep Guardiola di Bayern Munich ketika mantan manajer Barcelona itu bergabung dengan mereka pada 2013. Pelatih asal Spanyol itu, Bersama dengan pemain Robben, Guardiola memenangkan tiga gelar Bundesliga berturut-turut.

3. Xabi Alonso

Pep Guardiola dan Jose Mourinho telah bekerja sama dengan beberapa gelandang kelas dunia bermain untuk mereka dan Xabi Alonso pasti salah satunya. Dia bergabung dengan Real Madrid dari Liverpool pada musim panas 2009.

Foto/Real Madrid

Jose Mourinho bergabung dengan Madrid pada 2010 dan itu adalah awal dari kemitraan yang luar biasa. Dengan kemampuannya di jantung lini tengah dan memberikan beberapa umpan tajam yang menakjubkan, Jose tidak bisa meminta lebih dari Alonso. Duo ini memenangkan gelar La Liga dan Copa del Rey bersama-sama.

Pada tahun 2014, Alonso bergabung dengan Bayern Munich bergabung dengan manajer Pep Guardiola. Mereka memenangkan Bundesliga dua kali dan DFB Pokal sekali bersama-sama.

2. Zlatan Ibrahimovic

Ada sangat sedikit pemain dalam sejarah yang telah bermain untuk lebih banyak klub besar daripada Zlatan Ibrahimovic. Striker Swedia itu telah menjadi pemain fenomenal sepanjang kariernya, bermain untuk beberapa klub top Eropa.

Saat bermain untuk Inter Milan pada musim 2008-09, Zlatan pertama kali bermain di bawah manajemen Jose Mourinho. Inter memenangkan Serie A musim itu dengan pemain Swedia memenangkan penghargaan Player of the Season. Dia kemudian bergabung dengan Barcelona pada musim berikutnya di mana dia bertemu Pep Guardiola.

Foto/Reuters

Ibrahimovic tidak akur dengan baik dengan manajer Spanyol sejak awal. Dia menilai Pep Guardiola mengorbankan pemain lain untuk mengakomodasi Lionel Messi. Hubungan keduanya hanya memburuk pada akhir musim, yang mengakibatkan mantan striker Ajax itu bergabung dengan AC Milan dengan status pinjaman pada musim berikutnya.

Setelah sukses dengan Paris Saint-Germain (PSG), Zlatan menandatangani kontrak dengan Manchester United sebagai agen bebas pada musim panas 2016. Itu adalah reuni dengan mantan manajernya Jose Mourinho. Duo ini memenangkan Piala EFL dan Liga Eropa bersama di musim 2016-17. Mantan striker Milan selalu mencintai kepemimpinan Mourinho dan, menurut pengakuannya sendiri, bahkan rela mati untuknya.

1. Samuel Eto'o

Samuel Eto'o pernah menjadi produk akademi muda Real Madrid. Namun, dia diizinkan pergi dan pada 2004, dengan bergabung Barcelona dari Mallorca berkat penampilannya yang impresif di depan gawang.

Pada musim 2008-2009, Pep Guardiola ditunjuk sebagai manajer Barcelona. Eto'o memiliki karir yang sarat trofi dengan tim Catalan tetapi dia selalu kritis terhadap manajer Spanyol itu. Striker Kamerun itu merasa meski sudah lama bersama raksasa Spanyol, Pep gagal memahaminya. Hubungan antara keduanya tidak pernah baik-baik dan setelah satu musim, Eto'o pergi ke Inter Milan.

Foto/FIFA

Di Inter, Eto'o dengan Jose Mourinho dan hal-hal ternyata sangat berbeda baginya di sana. Dia merasa lebih dicintai dan dihargai di bawah pelatih asal Portugal itu dan bersama-sama mereka memenangkan treble bersejarah di musim 2009-2010.

Dia dipertemukan kembali dengan Jose di Chelsea pada musim 2013-2014, tetapi tugas itu ternyata tidak seproduktif saat di Inter. Hingga saat ini, mantan penyerang Barcelona itu tetap menjadi pengagum berat Jose Mourinho.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini