Persib Belum Latihan Sebulan, Robert Alberts Nilai Liga 1 2021 Tak Ideal Dimulai 20 Agustus

Annisa Nurinsani, Jurnalis · Sabtu 31 Juli 2021 13:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 31 49 2448888 persib-belum-latihan-sebulan-robert-alberts-nilai-liga-1-2021-tak-ideal-dimulai-20-agustus-Pk4c10lL5P.jpg Robert Alberts saat memimpin latihan Persib Bandung. (Foto/Persib Bandung)

BANDUNG - Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, menilai wacana Liga 1 2021-2021 yang akan dimulai pada 20 Agustus 2021 tak ideal. Alasannya, tim tak punya waktu ideal untuk mempersiapkan diri.

Pelatih asal Belanda itu mengambil contoh timnya yang belum berlatih bersama dalam sebulan terakhir sepulang dari Solo. Persib hanya sekali latihan bersama, setelah itu tim menjalani latihan mandiri karena ada di masa PPKM di Bandung yang diperpanjang hingga 2 Agustus.

Baca juga: Pelatih Madura United Rahmad Darmawan Nilai Sepakbola Bisa Tingkatkan Imun

"Di Indonesia yang satu-satunya negara yang tidak memainkan sepak bola selama lebih dari satu setengah tahun, pemain pun tidak memiliki kesempatan untuk menjaga kebugarannya, tapi kemudian diminta untuk bermain di tanggal 20 Agustus," ucap Robert.

Foto/Persib Bandung

"Ini bukan hal yang bijak untuk memulai liga pada 20 Agustus karena tidak memberi kesempatan kepada klub untuk mempersiapkan diri menghadapi liga," katanya.

Baca juga: APPI Meminta Presiden Joko Widodo Izinkan Liga 1 2021 Bergulir

Idealnya, kontestan liga punya waktu persiapan minimal sebulan. Sehingga, para pemain bisa ditempa dari segi fisik hingga mental agar siap tempur di kompetisi. Hal ini tak akan terjadi jika kompetisi benar-benar digelar 20 Agustus.

"Sebagai tim profesional, kami membutuhkan sedikitnya empat pekan untuk memenuhi standar, tapi ini pun kita berbicara soal liga yang normal," jelas dia.

Jika kompetisi akhirnya digelar 20 Agustus, Robert mengaku siap mengikutinya. Sebab, dia memang sangat ingin kompetisi segera bergulir, bukan lagi sekadar wacana yang berakhir sia-sia.

Namun, ada konsekuensi yang harus dihadapi. Tidak semua tim peserta dalam kondisi siap saat kompetisi bergulir. Hal itu akan berdampak langsung pada kualitas permainan dan kompetisi itu sendiri.

"Kami siap mengikuti kompetisi, tapi kami tidak siap dalam artian menjalani kompetisi yang digelar pada umumnya. Jadi, situasinya memang sedikit rumit, tapi kami ingin kembali bermain sepak bola lagi," ungkap mantan pelatih PSM Makassar itu.

Foto/Persib Bandung

Tak hanya di Indonesia, menurutnya kondisi serupa akan dialami tim di negara lain jika situadinya sama seperti di Indonesia. Tim sekelas apapun tetap butuh waktu untuk persiapan ideal agar tampil apik di kompetisi.

"Jika anda berbicara dengan pelatih mana pun, hasilnya akan sama. Kita tidak bisa mempersiapkan tim dalam dua pekan untuk menjalani laga kompetitif," tandas Robert.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini