APPI Meminta Presiden Joko Widodo Izinkan Liga 1 2021 Bergulir

Antara, Jurnalis · Kamis 29 Juli 2021 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 29 49 2448040 appi-meminta-presiden-joko-widodo-izinkan-liga-1-2021-bergulir-ZMgZR3VJIh.jpg APPI berharap Presiden Jokowi memberikan izin kompetisi sepakbola nasional bergulir. (Foto/Setpres)

JAKARTA - Asosiasi Pesepak bola Profesional Indonesia (APPI) meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk mengizinkan kompetisi sepakbola nasional (Liga 1 dan Liga 2) bergulir kembali di tengah pandemi Covid-19.

Permohonan tersebut dituangkan dalam surat terbuka yang diunggah di media sosial Instagram APPI @appi.official, Kamis, dan ditandantangani oleh Presiden APPI Firman Utina, Wakil Presiden APPI Andritany Ardhiyasa serta perwakilan pemain seperti Maman Abdurahman (Persija), Bagus Nirwanto (PS Sleman) dan Zulkifli Syukur (PSM).

Baca juga: Gawat! Bek Persib Bandung Nick Kuipers Mulai Diminati Klub Lain

"Bapak Presiden yang kami hormati, kami memang sangat ingin kompetisi bisa berjalan kembali, namun tetap dengan mengutamakan keselamatan, sehingga kami siap menyukseskan agenda kampanye pemerintah untuk menyelesaikan pandemi. Karena dengan kapasitas jejaring persona yang kami miliki, dapat dimanfaatkan untuk mendukung program pemerintah ke seluruh pelosok Tanah Air," tulis APPI.

Foto/Twitter

APPI pun menegaskan bahwa para pemain tidak merasa risau bertanding di tengah pandemi Covid-19 karena mereka semua sudah divaksin.

Baca juga: PPKM Diperpanjang, Rencana Penyelenggaraan Liga 1 Belum Berubah

Selain itu, mereka juga siap menegakkan benar protokol kesehatan pencegahan Covid-19 serta tak segan untuk ikut dalam diskusi penyusunan prosedur kesehatan tersebut.

Dalam suratnya, para pemain juga mengutarakan kegelisahan soal tersendatnya penghasilan mereka selama liga sepakbola profesional dihentikan sejak Maret 2020.

"Bapak Presiden yang kami hormati, profesi pesepak bola dianggap sebagai profesi dengan penghasilan besar, penuh kemewahan dan ketenaran. Karena anggapan itulah kami dianggap kalangan mampu yang jauh dari bantuan-bantuan yang pemerintah berikan.

Namun, Bapak Presiden yang kami hormati, apa artinya jika 16 bulan ini tidak ada penghasilan terlebih teman-teman kami yang berada di Liga 2, pemotongan gaji dengan besaran fantastis, pemutusan kontrak sepihak, serta belum ada yang mau mengontrak kami karena status kompetisi yang masih belum jelas," tulis APPI.

Pemain lalu mengingatkan kepada Presiden bahwa karier mereka di sepak bola sejatinya tidak panjang, hanya 10-15 tahun. Itulah kenapa kehilangan waktu dua tahun sangat terasa.

Tidak lupa, pesepak bola menyebut bahwa keberadaan liga tidak hanya memberikan kehidupan bagi mereka, tetapi juga membawa hiburan kepada masyarakat.

"Sepak bola di negara ini merupakan olahraga dengan fanatisme yang tinggi, hiburan bagi masyarakat dan kadang kala menjadi pemersatu bangsa saat sebagian dari kami sedang menggunakan lambang Garuda di dada," tulis APPI.

Foto/Twitter

Pada akhir Juni 2021, PSSI dan LIB memutuskan bahwa Liga 1 dan 2 Indonesia musim 2021-2022 ditunda sesuai dengan instruksi dari Satuan Tugas Penanganan COVID-19 BNPB.

Keputusan diambil karena kasus COVID-19 meningkat secara signifikan di Indonesia, terutama di kawasan Pulau Jawa dan Bali.

Rencana awal, Liga 1 2021-2022 dimulai 9 Juli 2021. Setelah ditunda, Liga 1 Indonesia diharapkan bergulir mulai pertengahan Agustus 2021, sementara Liga 2 dijadwalkan berlangsung mulai September 2021.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini