Bantu Pasien Covid-19, Presiden Arema FC Segera Bangun Rumah Sakit Lapangan Seluas 1-2 Hektare

Avirista Midaada, Jurnalis · Selasa 27 Juli 2021 22:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 27 49 2446969 bantu-pasien-covid-19-presiden-arema-fc-segera-bangun-rumah-sakit-lapangan-seluas-1-2-hektare-1GZPiDpTHv.jpg Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana (kiri) bersama penyerang anyar Singo Edan, Carlos Fortes. (Foto: Instagram/@juragan_99)

MALANG - Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana, akan membangun rumah sakit lapangan untuk pasien Covid-19. Nantinya, rumah sakit lapangan seluas 1-2 hektar ini diperuntukkan untuk pasien-pasien COVID-19 bergejala ringan di Malang raya dan sekitarnya.

Gilang menyebut, saat ini pihaknya masih menunggu arahan dari Wali Kota Malang terkait perizinan rumah sakit lapangan yang digagasnya.

Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana

(Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana)

“Lagi diupayakan, doakan terealisasi. Harapannya banyak membantu warga yang terkena covid-19 di Malang. Tak semudah yang kita inginkan, satu dua minggu selesai. Ternyata prosesnya ada banyak,” kata Gilang kepada awak media di Balai Kota Malang, Selasa (27/7/2021)

Pria kelahiran Probolinggo ini berharap pembuatan rumah sakit lapangan untuk pasien- pasien Covid-19 bisa membantu penanganan pasien yang tengah menjalani isolasi mandiri agar mudah terpantau. Nantinya, rumah sakit ini bakal terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Pemkot Malang, termasuk terkait pengoperasiannya.

BACA JUGA: Banyak Lapangan Ditutup Dampak PPKM, Akademi Arema FC Kebingungan

Namun, pihaknya belum memastikan terkait biaya-biaya yang dianggarkan. Mengingat saat ini ia tengah berkoordinasi dengan jajaran Forkopimda Kota Malang.

“Intinya saya hanya memfasilitasi, tapi yang menjalankan Pemkot Malang. Termasuk pembayarannya seperti apa untuk pasien-pasien ini,” tuturnya.

Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana

Sebagai informasi, Gilang Widya Pramana sendiri pernah terpapar Covid-19. Pria yang juga Presiden Arema FC ini bahkan sempat mendapat perawatan lebih lanjut setelah mengalami gejala sesak napas, batuk, hingga demam pada 23 Juni 2021.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini