6. Bertepatan dengan Ulang Tahun Turnamen yang Ke-60

(Uni Soviet juara Piala Eropa 1960)
Turnamen ini makin terasa spesial perbedaannya karena bertepatan dengan peringatan ulang tahun ke-60 ajang adu kuat tim Eropa tersebut. UEFA memperingati ulang tahun tersebut dengan suguhan turnamen yang spesial.
Seperti yang diketahui, Piala Eropa kali ini juga merupakan ajang ke-16 setelah pertama kali digelar di Prancis pada tahun 1960. Pada turnamen pertamanya, Uni Soviet (sekarang Rusia dan beberapa negara pecahan) menjadi penyabet trofi pertama.
5. Fase Kualifikasi yang Berbeda

(Makedonia Utara lolos ke Piala Eropa 2020 lewat jalur UEFA Nations League)
Ada yang berbeda pada fase kualifikasi sebelum resmi menjadi kontestan ada Piala Eropa kali ini. Perbedaan tersebut terletak pada sistem penyaringan untuk menentukan siapa yang layak menjadi kontestan, terkhusus pada babak playoff.
Di kualifikasi Piala Eropa 2016, ada 53 tim yang terbagi ke dalam sembilan grup berbeda. Sistemnya, posisi pertama dan kedua pada klasemen grup langsung mendapatkan tiket resmi sebagai kontestan.
Sementara, enam tiket lainnya dibagi menjadi satu tiket untuk tuan rumah, satu slot untuk peringkat tiga terbaik dari keseluruhan grup dan empat lainnya diperebutkan antara tim peringkat tiga dari grup lain yang masih tersisa melalui pertandingan playoff.
Pada kualifikasi Piala Eropa 2020, ada yang berbeda karena jumlah anggota negara UEFA bertambah menjadi 55. Karena itu, UEFA menambah satu grup sehingga total keseluruhan grup menjadi 10.
Formatnya tidak jauh berbeda dengan Piala Eropa sebelumnya, dua tim terbaik di grup berhak mendapatkan tiket langsung untuk menjadi kontestan. Sementara itu, yang berbeda adalah empat tiket lainnya diperebutkan melalui playoff UEFA Nations League yang berlangsung pada Maret 2021 silam.
4. Regulasi

(Italia bawa 26 pemain ke Piala Eropa 2020)
Perbedaan juga terletak pada jumlah pemain yang diizinkan dalam satu tim. Jika sebelumnya UEFA mengatur satu tim hanya boleh membawa 23 pemain, kali ini UEFA memperbolehkan tim memboyong 26 pemain dalam satu tim.
Lebih lanjut, turnamen kali ini merupakan pertama kalinya Piala Eropa menggunakan sistem Video Assistant Referee (VAR). Hal tersebut dimaksudkan untuk mempermudah kinerja wasit di lapangan dalam mengambil keputusan.
Selain itu, ada aturan baru yang berkaitan dengan adanya wabah pandemi Covid-19. Setiap tim diizinkan mengisolasi pemainnya jika terpapar virus tersebut. Akan tetapi, jika sisa dari yang terpapar masih berjumlah 13 pemain termasuk penjaga gawang, UEFA mengizinkan tim untuk tetap bermain.