Setelah diambil jalan tengah, setiap klub hanya wajib melepas dua pemain ke Timnas Indonesia. Akibatnya, tidak semua pemain terbaik Tanah Air gabung Timnas Indonesia saat itu.

(Alfred Riedl, pelatih Indonesia di Piala AFF 2016)
Untungnya berkat tangan dingin mendiang Alfred Rieldl, Timnas Indonesia sanggup lolos ke partai puncak Piala AFF 2016. Meski akhir kalah agregat 2-4 dari Thailand, apesiasi tetap diberikan masyarakat Tanah Air kepada Boaz Solossa dan kawan-kawan.
Tentunya, kejadian lima tahun silam diharapkan tak terjadi di Liga 1 2021-2022. Jika pun ada jadwal yang bentrok, klub sewajarnya mengalah demi kepentingan Timnas Indonesia.
Potensi jadwal bentrok sangat besar. Sebab di pengujung tahun ini, Timnas Indonesia senior atau U-22 akan turun di sejumlah turnamen, mulai dari Kualifikasi Piala Asia U-23, SEA Games hingga Piala AFF 2021.
(Ramdani Bur)