Resmi! Antonio Conte Tolak Tottenham Hotspur

Fitradian Dimas Kurniawan, Jurnalis · Sabtu 05 Juni 2021 05:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 05 45 2420484 resmi-antonio-conte-tolak-tottenham-hotspur-3vYTkk1VY3.jpg Antonio Conte tolak Tottenham Hotspur. (Foto: Twitter/@inter)

LONDON – Pelatih asal Italia, Antonio Conte, menolak tawaran Tottenham Hotspur. Konfirmasi itu disampaikan jurnalis asal Italia, Fabrizio Romano.

“Antonio Conte tidak gabung Tottenham karena kondisi terkini. Ia tidak yakin dengan proyek dan staff pelatih yang disediakan. Terdapat perbedaan yang besar antara gaji yang ia inginkan,:” tulis Fabrizo Romano di akun Twitter-nya, @FabrizioRomano.

Antonio Conte

Tottenham memang tengah berusaha keras mencari pengganti Jose Mourinho. Beruntung, Antonio Conte mendadak memutuskan meninggalkan Inter Milan dan langsung mendekatinya.

Juru taktik berpaspor Italia tersebut dirumorkan meninggalkan Inter karena tak mau gajinya dipangkas. Maklum, I Nerazzurri kini tengah mengalami krisis ekonomi.

Seperti dikabarkan Football Italia, Sabtu (5/6/2021), awalnya Conte sempat tertarik untuk menangani Tottenham. Namun, setelah membaca proposal dari The Lilywhites, dia berubah pikiran.

BACA JUGA: Soal Harry Kane, Tottenham Komunikasikan kepada Antonio Conte

Setelah membaca proposal Tottenham, kondisi rival sekota Arsenal tersebut ternyata tak berbeda jauh dari Inter Milan. Dia pun menganggap Tottenham bukan tujuan yang tepat dan bakal segera menolaknya.

Belum lagi susunan pemain yang dimiliki Tottenham saat ini bisa dibilang kurang kompetitif. Belum lagi CEO Tottenham, Daniel Levy cenderung enggan mengeluarkan banyak dana untuk membeli pemain.

Antonio Conte

Hal tersebut menjadi penyebab Mauricio Pochettino dan Jose Mourinho gagal mengembangkan Tottenham. Keadaan itu pun kemungkinan membuat Tottenham harus bertahan dengan Ryan Mason.

Sementara Pochettino yang sempat dirumorkan ingin kembali pun sulit terwujud. Pihak Paris Saint-Germain (PSG) dikabarkan masih berusaha untuk meyakinkan Pochettino untuk bertahan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini