Terungkap! Riyad Mahrez dan John Stones Bertengkar saat Man City Dikalahkan Chelsea

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Senin 31 Mei 2021 12:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 31 261 2417869 terungkap-riyad-mahrez-dan-john-stones-bertengkar-saat-man-city-dikalahkan-chelsea-LzfJm1n7Nj.jpg John Stones. (Foto/Reuters)

PORTO – Fakta terbaru terungkap pada partai final Liga Champions 2020-2021 di Stadion Dragao, Portugal pada Minggu 30 Mei dini hari WIB. Pemain Manchester City, Riyad Mahrez dan John Stones terekam sedang bertengkar di lorong pemain saat timnya tertinggal.

Pasukan Pep Guardiola menghadapai Chelsea di partai puncak. Mereka kebobolan di penghujung babak pertama lewat sepakan Kai Havertz.

Foto/Reuters

Kebobolan membuat sejumlah pemain The Citizens—julukan Man City—frustrasi. Apalagi mereka juga kesulitan menjebol gawang The Blues yang dikawal Edouard Mendy.

Baca juga: Man City Gagal Juara Liga Champions, Carragher: Guardiola Terlalu Khawatirkan Banyak Hal

Rasa kesal itu tampaknya dilampiaskan oleh Mahrez dan Stones. Dalam rekaman, terlihat para pemain Man City sedang berbaris di lorong untuk keluar menjalani babak kedua.

Foto/Twitter

Baca juga: Cederai De Bruyne di Final Liga Champions 2020-2021, Rudiger Minta Maaf

Mahrez terlihat sedang berbicara dengan Stones, dan mulai mendorng bek asal Inggris tersebut. Stones mencoba merespons, namun Mahrez justru memberikan saran kepada bek tengah itu untuk bertahan lebih baik.

Adu argumen keduanya terus berlanjut sesaat mereka berjalan ke lapangan. Mahrez mendesak Stones untuk mendorong penyerang lawan menjauh dari wilayahnya.

Gawang Man City tak kebobolan di babak kedua. Hanya saja, lini serang mereka, termasuk Mahrez gagal mencetak gol, dan membuat mereka gagal mencetak sejarah bagi Man City.

Final Liga Champions 2020-2021 menjadi final pertama Man City. Skuad Guardiola datang dengan hasrat mempersembahkan trofi pertama Liga Champions untuk klub. Sayang upaya mereka gagal.

Foto/Okezone

Guardiola menilai anak asuhnya sudah bermain bagus di final Liga Champions pertama mereka sepanjang masa tersebut.

"Laga yang ketat. Untuk tim yang baru pertama kali tampil di final Liga Champions, kami menyajikan final yang bagus," kata Guardiola mengutip laman UEFA.

"Kami memperlihatkan keberanian, terutama di babak kedua. Para pemain melakukan dan mempertaruhkan segalanya. Sayang kami tidak bisa mencetak gol karena pertahanan mereka sangat kuat. Tapi kami akan kembali lagi suatu hari nanti," ujarnya menambahkan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini