Hina Cristiano Ronaldo Pakai Kalimat Kasar, Penyiar di Portugal Didenda Rp24,5 Juta

Fitradian Dimas Kurniawan, Jurnalis · Jum'at 30 Juli 2021 16:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 30 261 2448537 hina-cristiano-ronaldo-pakai-kalimat-kasar-penyiar-di-portugal-didenda-rp24-5-juta-4cuHI06g40.jpg Cristiano Ronaldo di laga Porto vs Juventus. (Foto: REUTERS/Pedro Nunes)

PORTO – Seorang penyiar di Stadion Do Dragao dikenai denda 2.430 euro atau setara Rp24,5 juta karena telah menghina Cristiano Ronaldo dengan kalimat kasar. Lantas, di momen apa sang penyiar menghina Cristiano Ronaldo?

Pada 18 Februari 2021, Juventus memang bertandang ke markas FC Porto, Estadio do Dragao. Pada pertandingan itu, Juventus yang dibela Cristiano Ronaldo kalah 0-1 dari Porto, dan berujung tersingkir dari 16 besar Liga Champions 2020-2021.

Cristiano Ronaldo

Seperti dikabarkan Football Italia, Jumat (30/7/2021), rupanya penyiar di stadion tersebut, Fernando Saul menghina Cristiano Ronaldo. Bahkan, kalimat yang digunakan terbilang kurang pantas.

Saul menyebut Cristiano Ronaldo sebagai pencuri dari Italia dan juga memanggil sang megabintang dengan sebutan babi. Hinaan itu kemudian menjadi viral di Portugal, yang mana merupakan kampung halaman Cristiano Ronaldo.

BACA JUGA: 5 Gol Terbaik Cristiano Ronaldo di Partai Pamungkas, Nomor 1 Balas Lionel Messi

Hal yang dilakukan Saul itu tentu membuat publik Portugal terkejut. Apalagi Cristiano Ronaldo sudah terkenal sebagai pahlawan Timnas Portugal dan merupakan pencetak gol terbanyak bagi negaranya.

Mengetahui pemain andalannya menjadi hinaan, Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) pun mengambil tindakan. Mereka langsung memberikan denda 2.430 euro atau sekitar Rp24,5 juta kepada Saul.

Cristiano Ronaldo

Tidak hanya itu, Saul diperintahkan untuk membayar denda tersebut ke Cristiano Ronaldo langsung. Hal itu diharapkan bisa membuat penyiar resmi FC Porto tersebut tak lagi mengulangi perbuatannya.

Maklum, penghinaan seperti yang dilakukannya bukan pertama kali dilakukan. Dia bahkan pernah mendapat hukuman larangan 30 hari bekerja, usai mengeluh selalu kalah dan merasa dirampok, saat menghadapi Benfica.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini