Man City Gagal Juara Liga Champions, Walker Bela Guardiola

Andika Pratama, Jurnalis · Selasa 08 Juni 2021 21:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 08 261 2422156 -a8ebLsA33Y.jpg Josep Guardiola (Foto: Reuters)

LONDON – Bek kanan Manchester City, Kyle Walker, membela sang Pelatih, Josep Guardiola, yang dikritik karena kegagalan di final Liga Champions 2020-2021. Guardiola dikritik karena tidak memasang gelandang bertahan di final.

Man City melaju ke final Liga Champions untuk pertama kalinya pada musim ini. The Citizens -julukan Man City- melawan Chelsea di Stadion do Dragao, Porto, Portugal, Minggu 30 Mei 2021.

Kyle Walker (Foto: Reuters)

Guardiola membuat kejutan dengan tidak memainkan satu pun gelandang bertahan dalam formasi 4-3-3. Juru taktik asal Spanyol itu lebih memilih Ilkay Gundogan ketimbang Fernandinho atau Rodrigo yang berposisi asli gelandang bertahan.

Keputusan Guardiola tentu dibuat dengan pertimbangan matang, tetapi hasil akhir tetap yang menjadi acuan. Pada akhirnya, Man City kalah 0-1 dari Chelsea dalam pertandingan terpenting dalam sejarah The Citizens.

BACA JUGA: Mulai Bergerak, Man City Mau Rekrut Harry Kane dan Jack Grealish

Kekalahan itu membuat Guardiola panen kritik dari berbagai pihak. Akan tetapi, Walker menilai kritik terhadap Guardiola tidaklah adil.

Walker menilai Guardiola tidak akan mendapatkan kritik jika Man City mengalahkan Chelsea. Menurut Walker, Man City kalah karena tidak tampil maksimal.

“Dengar, orang bisa berbicara. Saya telah melihat beberapa hal atau teman saya mengirimi pesan tentang taktik, personel, ini, itu, dan lainnya," kata Walker pada Daily Mail, dikutip dari Goal International, Selasa (8/6/2021).

"Ini adalah permainan sepakbola, ini 95 menit dan apa pun bisa terjadi. Jelas, kami ingin hasilnya berjalan sesuai keinginan kami, tetapi manajer, atau siapa pun, dia memilih siapa yang dia rasa bisa tampil dan mendapatkan hasil dan apa yang terbaik untuk klub,” tuturnya.

Josep Guardiola (Foto: Reuters)

"Ketika dia melakukannya dengan benar, tidak ada yang mengatakan apa pun dan ketika dia salah atau ketika mereka berpikir dia salah, orang-orang mempertanyakan banyak hal,” ucap mantan pemain Tottenham Hotspur itu.

“Saya pikir itu sedikit tidak adil kadang-kadang ketika Manchester City tidak menang maka itu taktik atau mungkin pemain di lapangan, tetapi kami perlu berbuat lebih banyak dan sesederhana itu. Saya tidak berpikir kami menciptakan cukup banyak (peluang) dalam permainan dan saya tidak berpikir saya berbicara secara tiba-tiba dengan mengatakan itu, saya pikir semua orang bisa mengatakannya di lapangan,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini