Cederai De Bruyne di Final Liga Champions 2020-2021, Rudiger Minta Maaf

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Senin 31 Mei 2021 10:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 31 261 2417788 cederai-de-bruyne-di-final-liga-champions-2020-2021-rudiger-minta-maaf-EVaUtYagaG.JPG Rudiger bawa Chelsea juarai Liga Champions 2020-2021 (Foto: Reuters)

LONDON - Bek Chelsea, Antonio Rudiger, menyampaikan permohonan maaf usai mencederai gelandang Manchester City, Kevin De Bruyne, di pertandingan final Liga Champions 2020-2021. Permohonan maaf tersebut disampaikan Rudiger lewat akun Twitter pribarinya, @ToniReuediger.

Seperti diketahui, De Bruyne mengalami cedera patah tulang hidung dan rongga mata saat Man City menghadapi Chelsea di partai final Liga Champions 2020-2021. Hal itu terjadi usai De Bruyne bertabrakan dengan Rudiger di lapangan.

Tabrakan yang begitu keras hingga menyebabkan kedua pemain terkapar sambil memegangi kepala masing-masing. De Bruyne pun terpaksa ditarik keluar lapangan karena tak mampu melanjutkan pertandingan.

Baca juga: De Bruyne Patah Tulang Hidung Usai Tabrakan dengan Rudiger di Final Liga Champions

"Saya benar-benar minta maaf atas cedera @ DeBruyneKev," cuit Rudiger di akun Twitter pribadinya, Senin (31/5/2021).

"Tentu saja ini bukan sebuah kesengajaan yang saya buat. Saya sudah menghubungi Kevin (De Bruyne) secara pribadi," lanjutnya.

"Saya benar-benar berharap dia cepat sembuh dan berharap kita bisa melihatnya kembali di lapangan dengan segera," lanjut pernyataan Rudiger.

Untungnya, meski mengalami cedera cukup serius saat ini De Bruyne mengaku dalam kondisi yang cukup baik. Ia pun berharap bisa kembali ke lapangan hijau secepatnya.

Cedera De Bruyne bukan hanya jadi kabar buruk bagi Man City tapi juga untuk Timnas Belgia yang akan menghadapi Rusia di laga pembuka Piala Eropa 2020. Kedua tim akan saling berhadapan di Stadion Korstovsky pada 12 Juni 2021 nanti.

De Bruyne pun diharapkan bisa segera kembali pulih agar bisa memberikan permainan terbaiknya untuk Rode Duivels -julukan Timnas Belgia. Tidak bisa dipungkiri, gelandang 29 tahun itu memiliki peran krusial dalam skuad arahan Roberto Martinez.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini