Penuh Tekanan di Final Liga Champions, De Bruyne: Menang Jadi Pahlawan, Kalah Dianggap Gagal

Djanti Virantika, Jurnalis · Sabtu 29 Mei 2021 12:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 29 261 2417176 penuh-tekanan-di-final-liga-champions-de-bruyne-menang-jadi-pahlawan-kalah-dianggap-gagal-bqPchjFmEI.jpg Kevin De Bruyne. (Foto: Reuters)

PORTO – Penggawa Manchester City, Kevin De Bruyne, menyadari adanya tekanan besar saat berlaga di final Liga Champions. Sebab, hasil apa pun yang didapat oleh timnya akan menjadi sorotan.

Jika kemenangan diraih Man City, De Bruyne mengatakan timnya akan dipandang bak pahlawan. Terlebih, Man City belum pernah menjuarai Liga Champions sebelumnya hingga kesuksesan tersebut akan menjadi sebuah sejarah baru.

Para pemain Manchester City

Tetapi jika sampai gagal merebut gelar juara, De Bruyne yakin Man City akan dipandang hampir gagal. Padahal, pencapaian sejauh ini tentunya sudah termasuk sebuah kesuksesan untuk Man City.

BACA JUGA: 5 Pemain yang Aksinya Dinantikan di Final Liga Champions Manchester City vs Chelsea

The Citizens -julukan Man City- musim ini untuk pertama kalinya telah berhasil menjejakkan kaki ke babak final Liga Champions. Ini menjadi sebuah pencapaian baru karena sebelumnya tim tersebut hanya bisa menembus babak semifinal sebagai torehan terbaiknya.

BACA JUGA: Berambisi Rebut Trofi Liga Champions, Sterling: Tak Ada yang Bisa Hentikan Man City!

“Kami memahami besarnya hari besok. Jika Anda menang, Anda adalah pahlawan dan jika tidak, Anda dipandang hampir gagal, meskipun sebenarnya tidak,” ujar De Bruyne, sebagaimana dikutip dari Twitter Man City, Sabtu (29/5/2021).

“Jika Anda tidak menang, itu akan menjadi sesuatu yang tidak ingin Anda alami, tetapi itu terjadi,” lanjutnya.

Meski dihantui tekanan keras, De Bruyne memastikan takkan terpengaruh dan siap bekerja keras. Sebab, dia punya ambisi dan tekad kuat untuk mengantar Man City menjadi juara di Liga Champions musim ini.

Kevin De Bruyne

Persiapan matang pun sudah dilakukan Man City untuk menghadapi Chelsea di partai final. Laga ini pun akan digelar di Stadion Do Dragao, Porto, Portugal, pada Minggu 30 Mei 2021 dini hari WIB.

“Jelas, merupakan salah satu tujuan klub dan setiap pemain untuk berada di sini dan tampil di panggung tertinggi di dunia. Ini suatu kehormatan. Semua orang mengerti tekanannya,” tukas gelandang asal Belgia itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini