AC Milan Gabung Liga Super Eropa, Sassuolo Ancam Boikot Pertandingan

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Rabu 21 April 2021 11:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 21 47 2398262 ac-milan-gabung-liga-super-eropa-sassuolo-ancam-boikot-pertandingan-sQMaeJnLNe.jpg (Foto: Reuters)

SASSUOLO – Sejumlah klub Liga Italia, termasuk AC Milan memutuskan bergabung dengan Liga Super Eropa (ESL). Hal ini membuat Pelatih Sassuolo Roberto De Zerbi kesal.

Bahkan, Roberto De Zerbi mengancam bakal memboikot pertandingan AC Milan vs Sassuolo pada Kamis 22 April 2021 dini hari WIB sebagai bentuk protes.

Seperti diketahui, AC Milan bersama Inter dan Juventus memutuskan bergabung dengan proyek Liga Super Eropa. Ketiganya termasuk dalam 12 klub pendiri kompetisi tandingan Liga Champions tersebut.


Baca juga: Jelang AC Milan vs Sassuolo, Pioli Tolak Bicarakan Liga Super Eropa


Baca juga: Klasemen Liga Italia: Inter Milan Kukuh di Puncak, Atalanta Geser Juventus

Tindakan trio pengoleksi gelar terbanyak di Italia itu menimbulkan protes besar-besaran. AC Milan, Inter Milan, dan Juventus, dinilai mengkhianati marwah sepakbola Italia.

Mengetahui hal tersebut, Roberto De Zerbi mengklaim tidak akan memimpin Sassuolo pada giornata 32 Liga Italia 2020-2021. Pelatih asal Italia itu baru akan duduk di bangku cadangan jika CEO Sassuolo Giovani Carnevali memaksanya hadir.

“Saya tidak mau bermain melawan Milan karena mereka adalah bagian dari tiga klub (pendiri). Namun, jika Carnevali memaksa, tentu saja, saya akan pergi ke Milan,” sungut Roberto De Zerbi, dikutip dari Football Italia, Rabu (21/4/2021).

“Saya sangat marah dan sudah membicarakan hal ini selama 30 menit dengan anak-anak. Terkadang, ada gunanya kami memutuskan mogok, seperti ketika Anda sekolah dahulu. Saya marah karena ada kudeta pada akhir pekan lalu,” tukas pria berusia 41 tahun itu.

Lebih lanjut, Roberto De Zerbi menyebut langkah ketiga klub Italia itu mirip dengan kudeta pada sepakbola. Sebab, sepakbola adalah milik semua orang. Ia menilai Liga Super Eropa hendak mematikan mimpi para pesepakbola.

“Bagi sepakbola, ini setara dengan kudeta. Sepakbola adalah milik semua orang. Mereka seperti hendak mencaplok wilayah orang lain dengan menancapkan bendera,” sambung De Zerbi.

“Itu seperti anak seorang buruh tidak bisa bermimpi menjadi dokter atau pengacara. Mereka seperti berbicara pada saya ketika kecil, bahwa bola hanya milik ketiga klub itu. Sepakbola punya peran berbeda di tengah masyarakat dari olahraga lainnya,” tegasnya.

Apa langkah Roberto De Zerbi yang akan diambil? Bagaimanapun itu, AC Milan tetap terjadwal menghadapi Sassuolo di Stadion San Siro, Kamis 22 April 2021 dini hari WIB.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini