Menurut Zainudin, yang terpenting saat ini adalah bagaimana setiap kompetisi olahraga Tanah Air bisa tetap terselenggara tanpa adanya kasus positif COVID-19 di antara para pesertanya.
Kasubbid Tracing Satgas COVID-19 Koesmedi Priharto menjelaskan bahwa memutar kompetisi dengan menghadirkan penonton ke stadion terlalu berisiko. Keberadaan COVID-19, kata dia, masih mengkhawatirkan, termasuk mutasi virusnya yang bisa membuat beberapa negara yang tadinya kurva penularannya menurun malah naik lagi.

"Virus ini cukup ganas, menyebabkan banyak kematian dan penularan, biaya yang sudah dikeluarkan juga tidak sedikit,” kata Koesmedi.
“Kami mengimbau tetap patuh protokol kesehatan. Kami tahu ada beberapa olahraga yang suporternya sukar untuk dikendalikan, tetapi ada juga mereka-mereka yang mudah dikendalikan," tambah dia.
(Ramdani Bur)