Liga 1 2021 Dihadiri Penonton, Menpora Zainudin Tak Mau Gegabah Beri Rekomendasi

Antara, Jurnalis · Rabu 14 April 2021 06:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 14 49 2394214 liga-1-2021-dihadiri-penonton-menpora-zainudin-tak-mau-gegabah-beri-rekomendasi-91Yilpkrr9.jpg Menpora Zainudin Amali. (Foto/Kemenpora)

JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali mengatakan tak mau gegabah dalam memberikan rekomendasi kompetisi olahraga yang menghadirkan penonton meski dalam jumlah terbatas, termasuk Liga 1 dan 2 2021.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy memberikan pujian atas pelaksanaan Piala Menpora 2021 yang menerapkan protokol kesehatan secara ketat saat dia menonton laga perempatfinal Piala Menpora antara Persija Jakarta versus Barito Putera di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang Sabtu 10 April 2021.

Foto/Persija Jakarta

Muhadjir mengatakan secara keseluruhan pelaksanaan Piala Menpora 2021 sudah bagus. Sebagai perwakilan pemerintah yang memantau langsung pelaksanaan di lapangan, Muhadjir mengatakan pemerintah tidak menutup kemungkinan bakal memberikan izin untuk Liga 1 dan 2 2021 dengan jumlah sekitar 20-30 peren yang bisa masuk ke stadion.

Baca juga: Liga 1 2021 Dihadiri Penonton, Begini Respon Suporter Tanah Air

Namun, Menpora Zainudin Amali masih menimbang dan tak mau gegabah memberikan rekomendasi. Ia tak mau gegabah meski Piala Menpora berjalan dengan baik.

Baca juga: Usai Tersingkir dari Piala Menpora 2021, Persebaya Kini Fokus ke Liga 1 2021

"Sampai saat ini kami belum (memberikan rekomendasi) karena kami belum diskusikan. Saya tidak mau gegabah karena sekarang ini pelaksanaan kegiatan Piala Menpora alhamdulillah sampai sekarang sudah memasuki semifinal, prokesnya terjaga," kata Zainudin saat menjadi narasumber dalam diskusi virtual di Jakarta, Senin.

Sejauh ini hanya ada dua kompetisi olahraga besar Tanah Air yang sudah mulai bergulir, yakni Piala Menpora dan Liga Bola Basket Indonesia (IBL). Kedua kegiatan tersebut sampai saat ini digelar tanpa penonton.

Menurut Zainudin, yang terpenting saat ini adalah bagaimana setiap kompetisi olahraga Tanah Air bisa tetap terselenggara tanpa adanya kasus positif COVID-19 di antara para pesertanya.

Kasubbid Tracing Satgas COVID-19 Koesmedi Priharto menjelaskan bahwa memutar kompetisi dengan menghadirkan penonton ke stadion terlalu berisiko. Keberadaan COVID-19, kata dia, masih mengkhawatirkan, termasuk mutasi virusnya yang bisa membuat beberapa negara yang tadinya kurva penularannya menurun malah naik lagi.

Foto/Twitter

"Virus ini cukup ganas, menyebabkan banyak kematian dan penularan, biaya yang sudah dikeluarkan juga tidak sedikit,” kata Koesmedi.

“Kami mengimbau tetap patuh protokol kesehatan. Kami tahu ada beberapa olahraga yang suporternya sukar untuk dikendalikan, tetapi ada juga mereka-mereka yang mudah dikendalikan," tambah dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini