3. Saga Burofax dari Lionel Messi
Setelah Barcelona dihancurkan Bayern Muncih dengan skor 8-2 pada Liga Chmapions 2019-2020, Lionel Messi mengirim faks kepada manajemen Barcelona. Dia menyatakan ingin berganti seragam.
Kekalahan telak dari raksasa Jerman itu menjadi akumulasi kekesalan Messi atas buruknya performa tim yang menurutnya disebabkan oleh jeleknya manajemen klub.
Lionel Messi membatalkan keputusan pindah karena Barcelona menuntut harga klausus pelepasan Messi yang mencapai 12 triliun. Sang ikon juga tak mau mengambil langkah ke pengadilan karena menghargai Barcelona yang telah membantunya sedari belia.
2. Kegagalan Mengakhiri Tiga Dekade Paceklik Trofi
Argentina adalah salah satu tim hebat di kancah internasional dan telah menghasilkan beberapa pemain terhebat. Namun, raksasa Amerika Selatan itu belum pernah mengangkat trofi internasional sejak kemenangan Copa America 1993.

Munculnya Lionel Messi membuat banyak orang mengidentifikasi dia bisa memberikan trofi bagi Argentina. Nyatanya hingga saat ini pemain kelahiran Rosario itu belum mampu memutus paceklik rekor buruk Argentina di kompetisi internasional.